Penerapan Metode Fmea Untuk Menganalisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Pembangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Maluku Tengah

Main Article Content

Nurul Isna Rajab
Rudi Serang
Henriette Dorothy Titaley

Abstract

 Proyek konstruksi secara inheren memerlukan peningkatan risiko kecelakaan kerja, yang dapat menyebabkan konsekuensi serius. Proyek konstruksi adalah tugas yang membawa risiko tinggi kecelakaan di tempat kerja, dengan potensi konsekuensi serius jika terjadi kecelakaan tersebut. Risiko kecelakaan kerja bahkan lebih tinggi di negara berkembang, di mana tenaga kerja seringkali memiliki latar belakang pendidikan yang relatif rendah. Secara umum, risiko dapat didefinisikan sebagai situasi di mana ada kemungkinan hasil yang merugikan bagi individu atau perusahaan. Oleh karena itu, penting untuk mengatasi risiko kesehatan dan keselamatan kerja (OHS). Metode failure mode and effect analysis (fmea) digunakan untuk mengidentifikasi risiko, yang ditandai dengan nilai risk priority number (rpn). Berdasarkan temuan penelitian, nilai rpn ditetapkan sebesar 29,1, menunjukkan tingkat risiko 2, yang termasuk dalam kategori risiko rendah. Akibatnya, risiko kecelakaan yang terjad i selama pelaksanaan proses kerja tetap  berada dalam ambang batas risiko rendah. Oleh karena itu, pendekatan untuk memitigasi tingkat risiko rendah melibatkan penguatan penggunaan alat pelindung diri dan langkah-langkah keselamatan bagi pekerja konstruksi

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rajab, N. I., Serang, R., & Titaley, H. D. (2024). Penerapan Metode Fmea Untuk Menganalisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Pembangunan Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Maluku Tengah. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(10), 192–202. https://doi.org/10.56799/jim.v3i10.5251
Section
Articles

References

Apriyan, J., Setiawan, H., & Ervianto, W. I. (2017). Analisis risiko kecelakaan kerja pada proyek bangunan gedung dengan metode FMEA. Jurnal Muara Sains, Teknologi, Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, 1(1), 115-123.

Bambamg, Soepomo. (1997). Metodologi Penelitian Bisnis. Cetakan Kedua, Yogyakarta.

Cahyabuana, B. D., & Pribadi, A. (2015). Konsistensi Penggunaan Metode FMEA (Failure Mode Effects and Analysis) terhadap Penilaian Risiko Teknologi Informasi (Studi kasus: Bank XYZ). Institut Teknologi Sepuluh Nopember, 9.

Carlson,Carl. 2012. Effective FMEAs : Achieving safe, reliable, and economical products and processes using failure mode and effect analysis. Canada: United Stated of America.

Gasperz, V. (2002). Pedoman implementasi program six sigma terintegrasi dengan ISO 9001:2000, MBNQA dan HACCP. Gramedia Pustaka Utama.

Gunawan, F,A,. Lestari, Fatma., Subekti, Audist., & Somad, Ismed. 2016.Manajemen Keselamatan Operasi. Bandung : PT. Gramedia Pustaka Utama.

Hebbie Ilma Adzim. 2013. Rambu K3: Kumpulan Rambu Larangan K3 (SafetySign).https://sistemmanajemenkeselamatankerja.blogspot.co.id/201 3/10/rambu-larangan.html.

Marimin, Djatna, T., Suharjito, Hidayat, S., Utama, D.N., Astuti, R., dan Martini, S., 2013, Teknik dan Analisis Pengambilan Keputusan FUZZY Dalam Manajemen Rantai Pasok, IPB Press, Bogor.

Mawikere, W. A. I., & Yuwono, B. E. (2020). Manajemen Risiko K3 Pada Proyek Bendungan Temefnusa Tenggara Timur Dengan Metode Failure Mode And Effect Analysis (Fmea) Dan Fault Tree Analysis (FTA). In Prosiding Seminar Intelektual Muda (Vol. 2, No. 1).

Nazir, Moh. (1983). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Nyirenda, V., Chinniah, Y. and Agard, B. (2015) ‘Identifying key factors for an occupational health and safety risk estimation tool in small and medium-size enterprises’, IFAC-PapersOnLine, 28(3), pp. 541–546. doi: https://doi.org/10.1016/j.ifacol.2015.06.137.

Pasaribu, H. P. (2017). Metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi potensi dan penyebab kecelakaan kerja pada proyek gedung (Doctoral dissertation, UAJY).

Puspitasari, Nindya. 2010. Hazard and Risk Assessment dalam upaya mengurangi tingkat risiko dibagian produksi PT. Bina Guna Kimia Ungaran, Semarang.

Rahmadiana, Anisa A. 2016. Hazard Identification and risk Assessment (HIRA) sebagai upaya mengurangi risiko kecelakaan kerja dan risiko penyakit akibat kerja dibagian produksi PT. Iskandar Indah Printing Textile Surakarta.

Rama, H. F. S., & Bhaskara, A. (2021). Analisis Risiko Kecelakaan Kerja Pada Proyek Pembangunan Dengan Metode Fmea Dan Hazop (Studi Kasus: Proyek Rehabilitasi Bangunan Pasar Johar Selatan, Semarang) Work Accident Risk Analysis At Development Projects With Fmea And Hazop Methods (Case Study: South Johar Market Building Rehabilitation Project, Semarang) (Doctoral dissertation, University Technology Yogyakarta).

Rika Ampuh Hadiguna. 2009. Manajemen Pabrik: Pendekatan Sistem untuk Efisiensi dan Efektifitas. Jakarta: Bumi Aksara.

Sarah Phoya. 2012. Health and Safety Risk Management In Building Construction Sites In Tanzania: The Practice Of Risk Assement, Communication and Control.Thesisi.Chalmers University Of Technology. Sweden.

Sujarweni, V,W. (2014). Metodologi Penelitian. Yogyakarta. Pustaka Baru Perss

Umar, Husein. (2002). Metodologi Penelitian Untuk Skripsi Dan Tesis Bisnis. Jakarta

Zaenal Abidin,dkk. 2008. Jurnal. Hubungan Perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja Dengan Dosis Radiasi Pada Pekerja Reaktor Kartini. Yogyakarta.

Similar Articles

<< < 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100 101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160 161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.