Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS)

Main Article Content

Tajuddinur Tajuddinur

Abstract

Dalam membuat suatu kebijakan, kepala sekolah selalu bersama-sama dengan warga sekolah semua keputusan yang diambil merupakan hasil keputusan bersama. Kepala sekolah menjadikan warga sekolah sebagai mitra kerja serta aktif dalam mengembangkan sekolah. Kepala sekolah menjadikan warga sekolah sebagai mitra kerja yang sejajar. Adanya kerjasama yang harmonis antara warga sekolah dengan komite sekolah, orang tua murid, masyarakat di sekitar sekolah, serta dengan dinas-dinas terkait. Faktor pendukung implementasi MBS adalah kepala sekolah memberikan kebebasan kepada guru dalam proses pembelajaran, guru dapat menciptakan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran mulai dari perencanaan pembelajaran, proses pembelajaran sampai pada evaluasi pembelajaran. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat pelaksanaan manajemen berbasis dalam peningkatan mutu pendidikan belum semua guru dapat menjalankan kebijakan sekolah terutama pada pengelolaan pembelajaran dan penilaian pembelajaran hal tersebut dikarenakan pemahaman tentang pengelolaan pembelajaran dan pengelolaan sekolah masih terbatas pada pelaksanaan kewajiban, dana pendidikan yang tersedia belum mencukupi untuk pelaksanaan kebijakan manajemen berbasis sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan. Faktor penghambat peningkatan mutu pendidikan yang utama yaitu partisipasi masyarakat masih lemah, dana pendidikan belum memadai, sarana dan prasarana sekolah belum mencukupi, motivasi guru yang masih rendah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Tajuddinur , T. . (2022). Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(9), 3294–3307. Retrieved from https://al-haramjournal.co.id/JIM/article/view/770
Section
Articles

References

Atmodiwirio, Soebagio, (2000). Manajemen Pendidikan Indonesia. Jakarta: PT. Ardazya Jaya.

Arikunto, Suharsimi, (2003). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Bina Aksara.

Departemen Pendidikan Nasional, (2003). Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dicetak oleh Biro Hukum dan Organisasi Sekretriat Jenderal Depdiknas.

Departemen Pendidikan Nasional (2005). Peraturan Menteri pendidikan Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2003 TentangKompetensi Guru.

Departemen Pendidikan Nasional (2005). Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah

Departemen Pendidikan Nasional (2007). Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2006 Tentang Standar Pengelolaan Pendidikan Oleh Satuan Pendidika Dasar dan Menengah

Fattah, Nanang, (2004). Konsep Manajemen Berbasis Sekolah dan Dewan Sekolah. Bandung: CV Pustaka Bani Quraisy

Moleong, Lexy J. (1993). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung:PT Remaja Rosdakarya.

Nasution S, (1996). Metode Penelitian Naturalistik-Kualitatif. Bandung: Transito.

Mulyasa, (2005). Menjadi Kepala Sekolah yang Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Murniati, (2008). Manajemen Stratejik. Peran Kepala Sekolah Dalam Pemberdayaan. Bandung: Citapustaka Media Perintis.

Murniati, (2008). Manajemen Stratejik. Peran Kepala Sekolah Dalam Pemberdayaan. Bandung: Citapustaka Media Perintis.

Soetopo, Hendyat dan Wasty Soemanto, (1993), Pembinaan Dan Pengembangan Kurikulum Sebagai Problem Administrasi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Sagala, Syaiful, (2006). Manajemen Berbasis Sekolah dan Masyarakat: Strategi Memenangkan Persaingan Mutu. Jakarta: PT Nimas Multima)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.