Analisis Perilaku Pemilih Dalam Kemenangan Komedian Alfiansyah Komeng Di Pemilihan Umum Tahun 2024
Main Article Content
Abstract
Kemenangan komedian Alfiansyah Komeng dalam pemilihan umum Dewan Perwakilan Daerah Tahun 2024 menjadi fenomenal, hal ini didasarkan alasan bahwa selama masa kampanye yang bersangkutan tidak melakukan kampanye secara langsung kepada masyarakat, tidak ditemukan alat peraga yang secara langsung mempromosikan baik figur maupun visi-misinya, serta yang bersangkutan bukan berlatar belakang seorang politikus maupun figur tokoh masyarakat. Atas dasar tersebut, artikel ini menganalisis fenomena kemenangan Alfiansyah Komeng dilihat dari perspektif perilaku pemilih. Metode penelitian yaitu metode penelitian kualitatif dengan sumber data berasal dari data primer sebagai hasil penelitian dan data sekunder dari kajian referensi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dilihat dari pendekatan perilaku pemilih yang terdiri dari pendekatan sosiologis, pendekatan psikologi dan pendekatan pilihan rasional, maka keputusan masyarakat untuk memilih Alfiansyah Komeng didasarkan pada latar belakang keputusan sosiologis yang mana Alfiansyah Komeng diasosiasikan melalui figur komedian yang sudah terkenal dan memberi kesan yang baik di masyarakat selama menjadi komedian, berlatar belakang masyarakat biasa dengan status sosial dan ekonomi yang sama dengan kebanyakan masyarakat pada umumnya. Hal ini didukung faktor lainnya yaitu tidak populernya kandidat lain di kalangan masyarakat, sehingga faktor keputusan memilih lainnya didasarkan pada faktor popularitas figur Alfiansyah Komeng dibanding dengan kandidat lainnya
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alhamidi, R. (2024). Uhuy! Raihan Suara Komeng Kini Tembus 3,2 Juta Menuju DPD RI. Detik.Com. www.detik.com/jabar/berita/d-7224118/uhuy-raihan-suara-komeng-kini-tembus-3-2-juta-menuju-dpd-ri.
Alifah. (2021). Peningkatan Kualitas Pendidikan Di Indonesia Untuk Mengejar Ketertinggalan Dari Negara Lain Education in Indonesia and Abroad : Advantages and Lacks. CERMIN: Jurnal Penelitian, 5(1), 113–122.
Anas. (2022). Sumber Daya Manusia Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Ilmiah Promis, 3(2), 110–130.
Hardani, Auliya, N. H., Andriani, H., Fardani, R. A., Ustiawati, J., Utami, E. F., Sukmana, D. J., & Istiqomah, R. R. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif (H. Abadi (ed.)). Penerbit Pustaka Ilmu.
Haryanto, H. (2016). Kebangkitan Party ID: Analisis Perilaku Memilih dalam Politik Lokal di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 17(3), 291. https://doi.org/10.22146/jsp.13082
Helmi, I., & Persada, G. (2024). Perjalanan Karir Komeng Si Komedian “Uhuy”, dari Panggung Lawak ke Politik. Kompas.Tv. https://www.kompas.tv/nasional/486257/perjalanan-karir-komeng-si-komedian-uhuy-dari-panggung-lawak-ke-politik#google_vignette
Hidayat, R. (2016). Rasionalitas: Overview terhadap Pemikiran dalam 50 Tahun Terakhir. Buletin Psikologi, 24(2), 101–122. https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.26772
Hikmawati, F. (2020). Metodologi Penelitian. Rajawali Pers.
Humas DPD RI. (2022a). Fungsi, Tugas, dan Wewenang DPD. Dpd.Go.Id. https://dpd.go.id/profile/fungsi-tugas-wewenang
Humas DPD RI. (2022b). Latar Belakang DPD. Dpd.Go.Id. https://www.dpd.go.id/profile/latar-belakang
Ismail. (2024). Profil dan Perjalanan Karier Komeng, Komedian yang Diprediksi Bakal Lolos ke Senayan di Pemilu 2024. Suara.Com. https://www.suara.com/entertainment/2024/02/15/081500/profil-dan-perjalanan-karier-komeng-komedian-yang-diprediksi-bakal-lolos-ke-senayan-di-pemilu-2024
Jati, W. R. (2022). Perilaku Memilih Rasional dalam Pemilu Indonesia Kontemporer: Perbandingan Pemilu 2014 dan Pemilu 2019. Jurnal Adhyasta Pemilu, 5(2), 70–84. https://doi.org/10.55108/jap.v5i2.195
Kantohe, S. A., & Sumampouw, R. (2019). Perilaku Pemilih Dalam Pemilihan Presiden Dan Wakil Presiden Republik Indonesia Tahun 2019 ( Suatu Studi Di Kelurahan Taas Kecamatan Tikala Kota Manado). Jurnal Politico, 8(3), 1–15.
Lainufar, I. R. (2024). Profil dan Biodata Komeng, Komedian yang Nyaleg dengan Foto Nyeleneh. Www.Inews.Id.
M.Daud. (2015). Prediktor Perilaku Pemilih Pada Pemilukada: Perspektif Psikologi Politik. Talenta, 1(1), 87–96.
Mahmud, R., Wantu, A., Yunus, R., & Adhani, Y. (2022). Perilaku Rasional Politik Birokrasi Dalam Pemilu 2019 Di Kabupaten Boalemo. Publik: Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, Administrasi Dan Pelayanan Publik, 9(3), 564–572. https://doi.org/10.37606/publik.v9i3.406
Mansyur, I. (2019). Rasionalitas Orientasi Politik Masyarakat Nelayan Kabupaten Majene pada Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2014. Bunga Rampai Tata Kelola Pemilu Indonesia, 2, 152–180.
Meliala, W. (2020). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilih Dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Dan Penerapan Strategi Bertahan Dan Menyerang Untuk Memenangkan Persaingan. Jurnal Citizen Education, 2(2), 12–24.
Mustika, P. (2021). Mengenal Tugas dan Wewenang DPD Beserta Fungsinya. Katadata.Co.Id.
Nirahua, S. E. M. (2011). Kedudukan dan Kewenangan Dewan Perwakilan Daerah dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM, 18(4), 585–603. https://doi.org/10.20885/iustum.vol18.iss4.art6
Novita, N. (2019). Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Perilaku Memilih Pemilih Pemula Kota Padang Pada Pemilihan Kepala Daerah Kota Padang. Jurnal Demokrasi Dan Politik Lokal, 1(2), 128–137. https://doi.org/10.25077/jdpl.1.2.128-137.2019
Ola Riantoby, A. (2021). Pilkada 2020 & Covid 19: Partisipasi Politik Dan Perilaku Pemilih Dalam Pendekatan Budaya Politik. Jurnal Bawaslu Provinsi Kepulauan Riau, 3(1), 85–121. https://doi.org/10.55108/jbk.v3i1.250
Papilaya, A., & Rahmawati, R. (2017). Pengaruh Pilihan Sosiologis Terhadap Perilaku Memilih Masyarakat Kecamatan Kalideres Jakarta Barat Pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Jurnal Ilmu Politik Dan Pemerintahan, 4(1), 1–14.
Ricky, M. (2024). Hasil Rekap Jawa Barat: Suara Komeng Raih 5,3 Juta, Ganjar-Mahfud 2,8 Juta. News.Solopos.Com. https://news.solopos.com/hasil-rekap-jawa-barat-suara-komeng-raih-53-juta-ganjar-mahfud-28-juta-1886480
Rohman, T. (2024). Fenomena Komeng di Pemilu 2024, Berhasil Raih Suara Terbanyak Tanpa APK dan Timses. Kabarsumedang.Pikiran-Rakyat.Com/. https://kabarsumedang.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/pr-3247720383/fenomena-komeng-di-pemilu-2024-berhasil-raih-suara-terbanyak-tanpa-apk-dan-timses?page=all
Sahir, S. H. (2021). Metodologi Penelitian (T. Koryanti (ed.)). Penerbit KBM Indonesia.
Sulistyo, & Basuki. (2014). Metode Penelitian. Wedatama Widya Sastra.
Suzayzt, R., & Frizona, V. D. (2024). Profil Alfiansyah Komeng, Komedian yang Melaju sebagai Caleg DPD RI Jawa Barat. Era.Id. https://era.id/lifestyle/148772/profil-alfiansyah-komeng
Syafhendry. (2016). Perilaku Pemilih: Teori dan Praktek. Alaf Riau.
Wahyudi, L. E., Mulyana, A., Dhiaz, A., Ghandari, D., Putra, Z., Fitoriq, M., & Hasyim, M. N. (2022). Mengukur Kualitas Pendidikan di Indonesia. Ma’arif Jurnal of Education Madrasah Innovation and Aswaja Studies (MJEMIAS), 1(1), 18–22.
Wasistiono, S. (2016). Perilaku Pemilih: Teori dan Praktek. Alaf Riau.