Analisis Ketahanan Pangan di Kabupaten Labuhanbatu Utara

Main Article Content

Nadia Fahira
Mhd Irwan Padli Nst
Tuti Anggraini

Abstract

Ketahanan pangan adalah kondisi pemenuhan kebutuhan rumah tangga yang tercermin dari ketersediaan pangan, kualitas dan kuantitas yang memadai, aman, merata dan terjangkau. Kabupaten Labuhanbatu Utara sebagai salah satu kabupaten penghasil padi yang mengalami defisit pangan, berdasarkan peta ketahanan pangan Sumatera Utara tahun 2011 disebutkan  bahwa 2 kecamatan dari 8 kecamatan mengalami defisit, ditambah lagi tingginya pertumbuhan penduduk. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui poetensi ketersediaan pangan, peta kondisi ketahanan pangan dan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ketersediaan produksi padi, jagung dan ubi kayu pada tahun 2015-2019 mengalami fluktuasi atau cenderung naik turun, sedangkan peta kondisi ketahanan pangan secara umum berada pada ketegori sangat tahan pangan. dilihat dari diemsi ketersediaan pangan, sebanyak 6 kecamatan berada pada status sangat tahan, 1 kecamatan berada pada status cukup pangan, dan 1 kecamatan berada pada status rawan pangan. Dilihat dari dimensi akses pangan berada pada status sangat tahan, dan dimensi pemanfaatan pangan berada pada status tahan pangan. Kontribusi terhadap PAD tahun 2015-2016 sebesar 0%, tahun 2017 sebesar 0,58%, tahun 2018 sebesar 0,24%, tahun 2019 sebesar 0,24%.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nadia Fahira, Mhd Irwan Padli Nst, & Tuti Anggraini. (2022). Analisis Ketahanan Pangan di Kabupaten Labuhanbatu Utara. ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(11), 3940–3951. https://doi.org/10.56799/jim.v1i11.995
Section
Articles