Analisis Hermeneutika Penggunaan Bahasa Indoglish pada Teks Iklan di Media Sosial Instagram @anteraja.id

Main Article Content

Marsya Febianika Utami
Natasya Lawrencia

Abstract

Semakin meluasnya pertumbuhan e-commerce menjadi peluang besar bagi para brand logistik, salah satu diantaranya adalah Anteraja. Fenomena tersebut menjadi pendorong Anteraja dalam menyajikan konten iklan yang menarik di media sosial. Konten iklan Anteraja menggunakan strategi yang unik, yaitu psychological triggers copywriting dengan pendekatan Bahasa Indoglish. Bahasa Indoglish merupakan perpaduan antara Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Maka, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Bahasa Indoglish pada teks iklan di media sosial Instagram @anteraja.id. Pendekatan konsep yang digunakan adalah psychological triggers copywriting. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis hermeneutika pada teks iklan berupa unggahan konten di media sosial Instagram. Hasil penelitian menemukan bahwa Anteraja menggunakan kombinasi antara Bahasa Indoglish, Bahasa Slang dan teknik rhyming dalam teks iklannya. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan Bahasa Indoglish menjadi salah satu elemen yang penting dalam merespon psychological triggers copywriting karena menciptakan nuansa yang modern dan sesuai dengan gaya berbicara yang akrab di kalangan target audiens Anteraja.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Utami, M. F., & Natasya Lawrencia. (2026). Analisis Hermeneutika Penggunaan Bahasa Indoglish pada Teks Iklan di Media Sosial Instagram @anteraja.id. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(4), 9729–9745. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i4.16589
Section
Articles

Similar Articles

<< < 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.