Hubungan Stres Akademik dengan Emotional Eating pada Mahasiswa Universitas Negeri Makassar

Main Article Content

Nurul Izza Hasbullah
Ahmad Ridfah
Novi Yanti Pratiwi

Abstract

Emotional eating adalah perilaku makan tidak sehat yang digunakan sebagai pelarian untuk meredakan emosi negatif. Salah satu pemicu munculnya perilaku ini adalah stres akademik, yaitu tekanan dan tuntutan dari aktivitas perkuliahan. Kondisi tersebut menimbulkan masalah serius karena dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun psikologis mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan emotional eating terhadap stres akademik pada mahasiswa Universitas Negeri Makassar. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 382 mahasiswa aktif yang berasal dari empat fakultas Universitas Negeri Makassar yang dipilih menggunakan teknik random cluster sampling. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala konstrak emotional eating dan skala adaptasi ESSA yang telah diuji reliabilitas dan validitasnya. Hasil analisis diuji menggunakan uji hipotesis Spearman Rho yang menunjukkan korelasi positif signifikan antara emotional eating terhadap stres akademik, rs(380) = 0,687, p < .001 yang berarti semakin tinggi perilaku emotional eating pada mahasiswa, maka semakin tinggi stres akademik yang dimiliki. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya mengembangkan coping stres yang lebih adaptif, sehat dan bermanfaat bagi mahasiswa, agar mencegah perilaku emotional eating.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Hasbullah, N. I., Ridfah, A., & Pratiwi, N. Y. (2026). Hubungan Stres Akademik dengan Emotional Eating pada Mahasiswa Universitas Negeri Makassar. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(5), 13500–13513. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i5.17559
Section
Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.