Keberadaan Komplek Makam Papan Tinggi Di Barus : Bukti Islamisasi Jalur Barat Indonesia
Main Article Content
Abstract
Kompleks Makam Papan Tinggi yang berlokasi di Barus adalah bukti adanya islamisasi di Indonesia bagian barat. Hal tersebut berkaitan dengan posisi Barus sebagai pelabuhan internasional yang didatangi oleh para pedagang asing terutama dari Timur Tengah sejak sebelum masehi. Termasuk para pedagang yang juga menyiarkan agama Islam pada masanya. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan analisis datanya mengarah kepada conten analisis dengan beberapa tahapan yang dilalui. Kajian menemukan bahwa Komplek Makam Papan Tinggi terletak diatas sebuah bukit dengan ketinggian sekitar 800 lebih anak tangga yang telah dibuat oleh pemerintah setempat. Selain sebagai bukti islamisasi jalur barat Indonesia, Komplek Makam Papan Tinggi juga sudah ditetapkan statusnya sebagai cagar budaya nasional dan menjadi salah satu tujuan wisata sejarah dan wisata religi unggulan. Di komplek tersebut terdapat enam makam, salah satunya adalah makam seorang ulama besar bernama Syekh Mahmud dengan panjang batu nisan antara kepala dan kaki mencapai sembilan meter dan tinggi batu nisannya mencapai dua meter. Pada batu nisan tertulis Syekh Al-Alim Al-Mukhtazam Syekh Mahmud Qodasallahu Rohahu Al-Muhtarach yang wafat pada tahun Dal-Mim yang diartikan tahun 44 Hijriyah. Selain makam Syekh Mahmud juga terdapat lima makam lainnya yang juga diprediksi sebagai pedagang sekaligus sebagai penyiar agama Islam
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.