Kecemburuan Dalam Praktik Poligami Dan Implikasinya Terhadap Kelanggengan Rumah Tangga Di Jatisampurna, Kota Bekasi
Main Article Content
Abstract
Praktik poligami sering kali memicu ketegangan emosional, namun kajian yang secara spesifik menempatkan kecemburuan sebagai variabel utama dalam analisis hukum keluarga Islam masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk, faktor penyebab, dan pengelolaan kecemburuan dalam praktik poligami, serta menganalisis fenomena tersebut melalui perspektif keadilan hukum keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemburuan muncul sebagai akibat dari persepsi ketidakadilan relasional yang mencakup ketimpangan emosional, distribusi waktu, dan pemenuhan ekonomi. Pendekatan religiusitas yang diupayakan terbukti tidak sepenuhnya dapat mengeliminasi rasa cemburu tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecemburuan yang persisten menjadi indikator nyata dari kegagalan parsial dalam implementasi keadilan secara komprehensif dalam praktik poligami, yang pada akhirnya berdampak langsung pada terganggunya keharmonisan stabilitas rumah tangga.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.