Makna Pengalaman Learned Helplessness pada Perempuan Korban Kekerasan dalam Pacaran
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna pengalaman ketidakberdayaan yang dipelajari pada perempuan korban kekerasan dalam pacaran (KDRT). Pendekatan yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan fenomenologi transendental. Partisipan terdiri dari dua perempuan muda yang pernah mengalami hubungan pacaran yang melibatkan kekerasan psikologis, verbal, dan emosional. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi, catatan lapangan, dan jurnal reflektif peneliti. Analisis data menggunakan prosedur fenomenologi psikologis Moustakas, yang meliputi epoche, horizonalisasi, identifikasi unit makna, pengelompokan tema, deskripsi tekstual, deskripsi struktural, dan sintesis esensi pengalaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakberdayaan yang dipelajari terbentuk melalui paparan berulang terhadap kekerasan, manipulasi emosional, ketergantungan psikologis, dan rendahnya persepsi kontrol atas hubungan tersebut. Partisipan menunjukkan defisit motivasi, kognitif, dan emosional yang membuat mereka terjebak dalam hubungan yang destruktif. Lebih lanjut, faktor budaya, hubungan interpersonal, dan pengalaman traumatis sebelumnya memperkuat kondisi ketidakberdayaan tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa ketidakberdayaan yang dipelajari pada korban kekerasan dalam pacaran adalah pengalaman psikologis yang kompleks dan multidimensional, yang membutuhkan pendekatan intervensi yang empatik, kontekstual, dan berorientasi pada pemulihan psikologis.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.