Kritik Diri dan Meyakinkan Diri pada Mahasiswa: Peran Dukungan Sosial dan Lama Masa Studi
Main Article Content
Abstract
Kritik diri merupakan kecenderungan individu untuk mengevaluasi diri secara negatif berdasarkan standar personal yang tinggi. Pada mahasiswa tingkat akhir, kondisi ini kerap muncul seiring meningkatnya tuntutan akademik selama penyusunan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dan lama masa studi terhadap kritik diri mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini melibatkan 420 mahasiswa aktif semester 7–14 Universitas Negeri Makassar yang sedang menyusun skripsi, dengan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan Forms of Self-Criticism/Attacking & Self-Reassuring Scale dan Multidimensional Scale of Perceived Social Support. Uji hipotesis dilakukan dengan analisis regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial berpengaruh negatif signifikan terhadap kritik diri dan terhadap meyakinkan diri. Sebaliknya, lama masa studi tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa dukungan sosial tetap berperan dalam menurunkan kecenderungan kritik diri mahasiswa, namun pada saat yang sama berkaitan dengan penurunan kemampuan meyakinkan diri, sementara lama masa studi tidak memiliki pengaruh secara langsung. Hasil ini mendorong perlunya program pendampingan mahasiswa akhir yang tidak hanya memperkuat dukungan sosial, tetapi juga melatih meyakinkan diri agar mahasiswa mampu mengelola kritik diri secara mandiri saat menghadapi tekanan akademik.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.