Peran Job Burnout dalam Memediasi Hubungan Workload dan Work-Life Balance terhadap Turnover Intention Gen Z di Sektor Digital E-Commerce
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh workload dan work-life balance terhadap turnover intention dengan job burnout sebagai variabel mediasi pada karyawan Generasi Z di sektor digital e-commerce di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain causal-comparative. Sampel penelitian terdiri dari 200 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria Generasi Z yang bekerja di industri e-commerce minimal satu tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert 1–5, sedangkan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan SmartPLS untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel.Hasil penelitian menunjukkan bahwa workload berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention dan job burnout. Selain itu, work-life balance juga berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dan job burnout. Penelitian ini juga menemukan bahwa job burnout berpengaruh positif dan signifikan terhadap turnover intention. Lebih lanjut, job burnout terbukti memediasi pengaruh workload dan work-life balance terhadap turnover intention.Temuan ini menunjukkan bahwa tekanan kerja dan keseimbangan kehidupan kerja memengaruhi niat berpindah kerja tidak hanya secara langsung tetapi juga melalui kondisi psikologis berupa kelelahan kerja. Oleh karena itu, perusahaan di sektor digital e-commerce perlu mengelola beban kerja secara efektif, meningkatkan keseimbangan kehidupan kerja, serta mencegah terjadinya burnout guna menekan tingkat turnover intention karyawan Generasi Z.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.