Pengaruh Person-Job Fit dan Etos Kerja terhadap Kinerja Karyawan melalui Komitmen Organisasi sebagai Mediator
Main Article Content
Abstract
Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan elemen krusial yang menentukan keberhasilan organisasi dan dapat tercermin melalui kinerja karyawan. Pada PT XYZ masih mengalami inkonsistensi dalam mencapai target kerja setiap bulannya, yang menunjukkan belum optimalnya efektivitas kerja dan diindikasikan dipengaruhi oleh fenomena mismatch serta lemahnya etos kerja. Sehingga, studi ini bertujuan untuk menguji serta menganalisis pengaruh person-job fit dan etos kerja terhadap kinerja karyawan melalui komitmen organisasi sebagai mediator, mengaplikasikan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian eksplanatori. Pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert 1-5 yang dibagikan secara offline kepada seluruh 55 karyawan. Data dianalisis menggunakan PLS-SEM dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa person-job fit tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen organisasi maupun kinerja karyawan. Etos kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen organisasi, tetapi tidak berpengaruh langsung terhadap kinerja karyawan. Serta, komitmen organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dan mampu memediasi pengaruh etos kerja terhadap kinerja karyawan, namun tidak memediasi pengaruh person-job fit. Secara praktis, penelitian ini menekankan pentingnya pengembangan etos kerja dan komitmen organisasi melalui keterlibatan, pemberian penghargaan, serta strategi manajemen SDM guna mendorong kinerja yang lebih produktif dan meningkatkan kapabilitas SDM yang kompetitif dan berdaya saing global.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.