Hubungan Antara Self-Efficacy dan Minat Belajar Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Kelas VII
Main Article Content
Abstract
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII MTs Al Imaroh tahun ajaran 2025/2026 dengan sampel sebanyak 52 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen penelitian berupa angket self-efficacy, angket minat belajar, dan tes kemampuan pemahaman konsep matematis berbentuk soal uraian. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda melalui bantuan IBM SPSS 25 setelah data memenuhi uji prasyarat analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial self-efficacy tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,158 > 0,05. Sementara itu, minat belajar memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Secara simultan, self-efficacy dan minat belajar memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,291 menunjukkan bahwa self-efficacy dan minat belajar memberikan kontribusi sebesar 29,1% terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Oleh karena itu, minat belajar menjadi faktor afektif yang perlu diperhatikan dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.