Tradisi Mandi Balimau Sebagai Warisan Budaya Masyarakat Riau

Main Article Content

Ayu Nurkhasanah
Sonia
Nurjanah
Atika Rahmi
Azura

Abstract

Tradisi Mandi Balimau merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Riau yang telah berlangsung secara turun-temurun dan memiliki nilai religius, sosial, serta kultural yang kuat. Tradisi ini dilaksanakan menjelang datangnya bulan Ramadan sebagai simbol penyucian diri lahir dan batin dalam menyambut bulan suci. Selain menjadi bagian dari identitas budaya Melayu Riau, Mandi Balimau juga mencerminkan perpaduan antara nilai-nilai Islam dengan adat istiadat masyarakat setempat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji Tradisi Mandi Balimau sebagai warisan budaya masyarakat Riau, meliputi sejarah, proses pelaksanaan, nilai-nilai yang terkandung, serta tantangan pelestariannya di tengah perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Tradisi Mandi Balimau tidak hanya berfungsi sebagai ritual simbolik dalam menyambut Ramadan, tetapi juga menjadi sarana mempererat solidaritas sosial, memperkuat identitas budaya Melayu, dan mempertahankan kearifan lokal masyarakat Riau. Oleh karena itu, upaya pelestarian Tradisi Mandi Balimau perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pendidikan budaya, dukungan pemerintah, serta partisipasi masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nurkhasanah, A., Sonia, Nurjanah, Atika Rahmi, & Azura. (2026). Tradisi Mandi Balimau Sebagai Warisan Budaya Masyarakat Riau. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(6), 17204–17211. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i6.18672
Section
Articles