Keberfungsian Sosial Lansia Terlantar Melalui Pelayanan Sosial Di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Jakarta
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini mengkaji keberfungsian sosial lansia terlantar melalui pelayanan sosial di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 1 Jakarta. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui, wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi dengan melibatkan Kepala Satuan Pelaksana Pembinaan, pekerja sosial, pendamping, dan lansia terlantar binaan sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan sosial berbasis panti yang dilaksanakan secara menyeluruh dan berkelanjutan berdampak positif terhadap keberfungsian sosial yang dikemukakan oleh Skidmore, Farley, dan Thackeray (1991). Aspek feeling of self-worth didukung melalui kegiatan keterampilan, bimbingan spiritual, pendekatan hangat petugas, serta sikap responsif panti terhadap keluhan lansia. Aspek satisfaction with roles in life didukung oleh kegiatan senam, permainan angklung, dan panggung gembira yang memberikan kesempatan bagi lansia untuk berpartisipasi aktif dan menjalankan peran yang bermakna sesuai kemampuannya. Aspek positive relationship with others didukung melalui kegiatan senam, bimbingan sosial, dan kehadiran petugas panti yang mendorong interaksi sosial yang positif. Temuan ini menegaskan pentingnya pelayanan sosial yang menyeluruh dan terstruktur dalam mendukung keberfungsian sosial lansia terlantar di lembaga pelayanan sosial.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.