Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pelestarian Tradisi Sandur Tanian di Desa Karangpring, Kabupaten Jember (Studi Minimnya Partisipasi Generasi Muda)

Main Article Content

Moh Rizal Arianto
Peni Catur Renaningtyas
Johanes Agung Indratmoko

Abstract

Budaya lokal memiliki peran penting sebagai media internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat. Namun, perkembangan globalisasi menyebabkan menurunnya partisipasi generasi muda dalam pelestarian budaya tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai-nilai Pancasila dalam tradisi Sandur Tanian di Desa Karangpring Kabupaten Jember, proses internalisasi nilai tersebut, serta faktor penyebab rendahnya partisipasi generasi muda. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Sandur Tanian mengandung nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial. Proses internalisasi berlangsung melalui pemahaman, penghayatan, dan praktik sosial masyarakat. Rendahnya partisipasi generasi muda dipengaruhi globalisasi, budaya populer, lemahnya regenerasi budaya, dan kurangnya integrasi pendidikan budaya lokal. Penelitian ini menegaskan bahwa pelestarian budaya lokal penting dalam penguatan karakter berbasis Pancasila.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Arianto, M. R., Peni Catur Renaningtyas, & Johanes Agung Indratmoko. (2026). Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pelestarian Tradisi Sandur Tanian di Desa Karangpring, Kabupaten Jember (Studi Minimnya Partisipasi Generasi Muda). PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(5), 13711–13719. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i5.18884
Section
Articles

Similar Articles

<< < 87 88 89 90 91 92 

You may also start an advanced similarity search for this article.