Strategi Advokasi Jaringan Indonesia Positif melalui Community-Led Monitoring (CLM) terhadap Stigma ODHIV di Layanan Kesehatan

Main Article Content

Siti Rahmah
Meilanny Budiarto Santoso
Lenny Meilany

Abstract

Stigma dan diskriminasi terhadap Orang dengan HIV (ODHIV) di layanan kesehatan merupakan hambatan struktural yang mempengaruhi kelangsungan pengobatan dan pemenuhan hak kesehatan ODHIV. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis Community-Led Monitoring (CLM) sebagai strategi advokasi berbasis bukti yang dijalankan oleh Jaringan Indonesia Positif (JIP) dalam merespons stigma terhadap ODHIV di layanan kesehatan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara tematik mengacu pada kerangka cause advocacy Wilks (2012) dan prinsip Community-Based Participatory Research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CLM mentransformasi pengalaman individual ODHIV menjadi bukti kolektif yang digunakan dalam advokasi mikro, mezzo, dan makro. Namun, efektivitasnya bergantung pada komitmen kelembagaan, keberlanjutan sumber daya, dan kemampuan dalam mengatasi stigma struktural. Penelitian ini menyimpulkan bahwa CLM merupakan mekanisme produksi pengetahuan sekaligus pemberdayaan komunitas, dan merekomendasikan penguatan integrasinya ke dalam kebijakan pemantauan layanan kesehatan HIV.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Rahmah, S., Meilanny Budiarto Santoso, & Lenny Meilany. (2026). Strategi Advokasi Jaringan Indonesia Positif melalui Community-Led Monitoring (CLM) terhadap Stigma ODHIV di Layanan Kesehatan. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(6), 18091–18100. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i6.19058
Section
Articles