Sales Growth, Kepemilikan Institusional, dan Tax Avoidance: Dampaknya pada Nilai Perusahaan dengan Moderasi ROA
Main Article Content
Abstract
Nilai perusahaan, yang tercermin dalam harga saham pasar, senantiasa menjadi perhatian utama bagi investor saat menilai kinerja dan prospek perusahaan. Bagi perusahaan terbuka, mempertahankan dan meningkatkan nilai perusahaan bukan sekadar target keuangan, melainkan bukti nyata keberhasilan manajemen dalam memenuhi kepercayaan pemegang saham. Penelitian ini mengkaji pengaruh pertumbuhan penjualan, komisaris independen, dan penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan, sekaligus menguji apakah *Return on Assets* (ROA) memoderasi hubungan-hubungan tersebut. Penelitian ini berfokus pada perusahaan sektor properti dan real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2023. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan data panel seimbang dari 48 perusahaan sampel (96 observasi) yang dipilih melalui metode *purposive sampling*. Model estimasi yang digunakan adalah *Random Effect Model* (REM) dengan koreksi heteroskedastisitas *White Cross-Section*, sedangkan pengujian moderasi dilakukan melalui *Moderated Regression Analysis* (MRA). Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi simultan tiga variabel independen—pertumbuhan penjualan, komisaris independen, dan penghindaran pajak—dengan ROA sebagai variabel moderasi dalam satu model tunggal; hal ini belum pernah dilakukan sebelumnya pada sektor properti di Indonesia pascapandemi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan dan komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan penghindaran pajak memiliki pengaruh negatif yang signifikan. ROA tidak memoderasi pengaruh pertumbuhan penjualan maupun komisaris independen, namun secara signifikan memperlemah dampak negatif penghindaran pajak terhadap nilai perusahaan. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa penghindaran pajak yang agresif merupakan faktor penentu utama yang menurunkan nilai perusahaan di sektor properti, sementara profitabilitas berperan sebagai penyangga risiko yang berarti.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.