Efektivitas Pelatihan Empati dalam Meningkatkan Perilaku Prososial Pada Siswa Bystander

Main Article Content

Andi Mifzal Fauzan
Nur Akmal
Amirah Aminanty Agussalim

Abstract

Siswa tidak hanya bertanggung jawab dalam proses belajar, tetapi juga berperan dalam menciptakan lingkungan sosial yang aman, namun masih banyak menjadi bystander pasif saat menyaksikan bullying. Pelatihan empati menjadi salah satu intervensi yang dapat diberikan untuk mendorong peningkatan perilaku prososial pada siswa bystander. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan empati dalam meningkatkan perilaku prososial pada siswa bystander. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest posttest with follow-up design. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 12 orang siswa berusia 13-14 tahun yang berperan sebagai bystander dalam peristiwa bullying, memiliki skor empati pada kategori rendah dan sedang serta skor perilaku prososial pada kategori rendah, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji repeated measures anova. Alat ukur yang digunakan meliputi skala perilaku menolong, empati, dan perilaku prososial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan empati efektif dalam meningkatkan perilaku prososial pada siswa bystander dengan nilai signifikansi (P = 0,001 < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan empati dapat digunakan sebagai strategi preventif untuk menumbuhkan sikap peduli pada siswa dalam menghadapi situasi bullying yang terjadi di lingkungan sekolah.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Fauzan, A. M., Nur Akmal, & Amirah Aminanty Agussalim. (2026). Efektivitas Pelatihan Empati dalam Meningkatkan Perilaku Prososial Pada Siswa Bystander. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(6), 18176–18184. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i6.19240
Section
Articles