Analisis Kesulitan Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar Pada Materi Penjumlahan Dan Pengurangan Pecahan Berbeda Penyebut
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian literasi numerasi siswa yang berakar dari kesulitan memahami materi pecahan di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk kesulitan belajar siswa kelas V SD Negeri 3 Kadipiro dalam menyelesaikan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan berbeda penyebut, serta mengidentifikasi faktor internal dan eksternal penyebab kesulitan tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan interpretif. Subjek penelitian ditentukan melalui purposive sampling, terdiri dari kepala sekolah, guru kelas V, dan 6 siswa berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi hasil tes tertulis. Keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi teknik dan sumber, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bentuk kesulitan siswa meliputi: kesulitan konsep (whole number bias), kesulitan berhitung (kurang teliti), dan kesulitan konsentrasi. Faktor internal penyebabnya adalah kondisi fisik (lelah dan lapar), psikologis (kurang motivasi), serta lemahnya ingatan materi prasyarat. Faktor eksternalnya berupa metode mengajar guru yang monoton dan kurangnya kontrol belajar dari orang tua di rumah.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.