Strategi Pengembangan dan Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Prososial pada Siswa Sekolah DasarStrategi Pengembangan dan Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Prososial pada Siswa Sekolah Dasar
Main Article Content
Abstract
Perilaku prososial merupakan aspek penting dalam perkembangan sosial siswa sekolah dasar berkontribusi terhadap kemampuan bekerja sama, berbagi, membantu, dan menunjukkan empati dalam kehidupan sosial. Meskipun berbagi penelitian mengenai perilaku prososial telah dilakukan, belum banyak kajian yang mensintesis secara komprehensif strategi pengembangan serta faktor-faktor yang memengaruhinya pada siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi perkembangan perilaku prososial dan faktor-faktor yang memengaruhinya melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian menggunakan pedoman Preferred Reporting Items For Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) dengan penelusuran artikel pada basis data Google Scholar dan Garuda yang dipublikasikan pada periode 2020-2026. Sebanyak 21 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis menggunakan teknik analisis tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menujukkan bahwa strategi pengembangan perilaku prososial dikelompokkan menjadi dua kategori utama, yaitu strategi berbasis pembiasaan (keteladanan dan pembiasaan perilaku positif) dan strategi berbasis pembelajaran aktif (cooperative learning, pelatihan prososial, dan pemanfaatan media pembelajaran). Perilaku prososial juga dipengaruhi oleh faktor internal (motivasi, empati, regulasi emosi) dan faktor eksternal (pola asuh keluarga, interaksi teman sebaya, budaya sekolah, dan penggunaan teknologi digital). Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan perilaku prososial yang efektif memerlukan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosisal.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.