Persepsi dan Pengetahuan Pengunjung Tentang Peran Hutan Kota Gelora Bung Karno dalam Mitigasi Perubahan Iklim
Main Article Content
Abstract
Perubahan iklim menjadi tantangan global yang berdampak pada wilayah perkotaan, termasuk Jakarta. Hutan Kota Gelora Bung Karno (GBK) berperan sebagai ruang terbuka hijau yang mendukung mitigasi perubahan iklim melalui penyerapan karbon, pengaturan iklim mikro, dan peningkatan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat pengetahuan, persepsi, dan perilaku pengunjung terhadap peran Hutan Kota GBK dalam mitigasi perubahan iklim serta menganalisis pengaruh pengetahuan dan persepsi terhadap perilaku. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner terstruktur terhadap 108 responden yang dipilih secara purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan (rata-rata 3,35), persepsi (3,35), dan perilaku (3,26) berada pada kategori sangat tinggi. Namun, terdapat kesenjangan antara perilaku pasif, seperti menjaga fasilitas (3,87), dan perilaku aktif berupa partisipasi dalam pelestarian yang masih rendah (2,40). Pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi (β = 0,709; p = 0,000), sedangkan pengetahuan (β = 0,194; p = 0,359) dan persepsi (β = 0,180; p = 0,358) tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku. Persepsi juga tidak memediasi hubungan antara pengetahuan dan perilaku (p = 0,378). Temuan ini menunjukkan adanya attitude-behavior gap, sehingga peningkatan pengetahuan saja belum cukup untuk mendorong perilaku nyata. Diperlukan program partisipatif, penguatan norma sosial, dan peningkatan keterlibatan pengunjung guna mendukung pelestarian Hutan Kota GBK dan mitigasi perubahan iklim.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.