Pengaruh Artificial Intelligence sebagai Learning assistant terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SD Inpres Parangrea Kabupaten Gowa
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini menginvestigasi pengaruh penggunaan Artificial Intelligence (AI) sebagai Learning assistant terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas 5 SD INPRES Parangrea Kabupaten Gowa. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan pengembangan kemampuan berpikir kritis kompetensi esensial abad ke-21 di tingkat pendidikan dasar, khususnya dalam konteks integrasi teknologi digital. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan tiga kelompok (Kelas 5A: AI Assistant, Kelas 5B: AI & Metode Tradisional, Kelas 5C: Kontrol) melibatkan 60 siswa selama 12 minggu. Data dianalisis menggunakan SPSS dengan uji One-way ANOVA, Shapiro-Wilk test, Levene's test, dan post-hoc Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok (F(2,57) = 18.92, p = .000), dengan Kelas 5A mencapai mean score 82.50, Kelas 5B 78.30, dan Kelas 5C 71.20. Uji post-hoc menunjukkan perbedaan signifikan antara Kelas 5A dan 5C (p = .000) serta Kelas 5B dan 5C (p = .035). Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan AI sebagai Learning assistant signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar, dengan implikasi penting bagi pengembangan kurikulum pendidikan teknologi di Indonesia.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.