Teori Belajar Kognitif Jean Piaget: Kajian Teoritis Dan Landasan Konseptual
Main Article Content
Abstract
Teori belajar kognitif menempatkan proses berpikir sebagai inti pembelajaran dengan menekankan bahwa aktivitas belajar berlangsung melalui proses mental yang melibatkan persepsi, ingatan, pengolahan informasi, penalaran, dan pemecahan masalah. Berbeda dengan teori behavioristik yang berfokus pada hubungan stimulus dan respons, teori kognitif memandang bahwa perilaku belajar dipengaruhi oleh cara individu memahami dan menginterpretasikan informasi berdasarkan struktur pengetahuan yang dimilikinya. Pandangan ini diperkuat oleh Psikologi Gestalt yang menegaskan bahwa perubahan persepsi merupakan kunci dalam proses belajar dan penyelesaian masalah. Salah satu tokoh utama dalam teori kognitif adalah Jean Piaget yang menjelaskan bahwa perkembangan intelektual terjadi melalui proses pembentukan dan penyempurnaan skema (schema) sebagai hasil interaksi aktif individu dengan lingkungannya. Menurut Piaget, perkembangan kognitif berlangsung secara bertahap melalui empat periode, yaitu sensorimotor (0–2 tahun), praoperasional (2–7 tahun), operasional konkret (7–11 tahun), dan operasional formal (11 tahun hingga dewasa). Setiap tahap memiliki karakteristik yang berbeda dalam kemampuan berpikir, sehingga strategi pembelajaran perlu disesuaikan dengan tingkat perkembangan kognitif peserta didik agar proses belajar berlangsung secara optimal dan tujuan pendidikan dapat tercapai secara efektif
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.