Pengaruh Latihan Daya Tahan Tubuh Terhadap Performa Pemain Futsal Napak Sari FC
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan daya tahan tubuh (jogging, sprint, dan agility) terhadap peningkatan performa daya tahan kardiorespirasi pemain futsal Napak Sari FC. Penelitian kuantitatif eksperimen semu ini menerapkan One Group Pretest-Posttest Design dengan subjek 12 pemain aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengukuran menggunakan Bleep Test (Multistage Fitness Test) untuk mengukur kapasitas VO2max, di mana perlakuan diberikan selama 5 minggu dengan frekuensi 10 kali latihan. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas (Anderson-Darling dan Henze-Zirkler), uji korelasi Pearson, serta analisis persentase peningkatan. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05) dan uji korelasi mengonfirmasi hubungan yang sangat kuat dan positif (r = 0,944; p < 0,001). Nilai rata-rata capaian Bleep Test pemain mengalami peningkatan signifikan dari 4,43 level pada pretest menjadi 5,87 level pada posttest. Perhitungan persentase membuktikan terjadinya eskalasi kapasitas daya tahan fisik sebesar 32,33%. Disimpulkan bahwa program latihan daya tahan tubuh kombinasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan performa fisik pemain futsal Napak Sari FC. Program latihan ini direkomendasikan secara praktis untuk diterapkan oleh pelatih guna menjaga stabilitas kebugaran atlet.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.