Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Regulasi Emosi Terhadap Psychological Well-Being pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Main Article Content
Abstract
Psychological well-being merupakan aspek penting yang mendukung keberhasilan mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan tugas akhir. Berbagai tekanan akademik dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis mahasiswa sehingga diperlukan faktor pendukung, seperti dukungan sosial teman sebaya dan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dukungan sosial teman sebaya dan regulasi emosi terhadap psychological well-being mahasiswa tingkat akhir Universitas Malahayati Bandar Lampung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi berjumlah 439 mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan, dengan sampel sebanyak 210 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik convenience sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur psychological well-being, dukungan sosial teman sebaya, dan regulasi emosi. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil: Dukungan sosial teman sebaya dan regulasi emosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap psychological well-being baik secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien determinasi sebesar 59,3% menunjukkan bahwa kedua variabel mampu menjelaskan variasi psychological well-being, dengan regulasi emosi sebagai prediktor yang paling dominan. Kesimpulan: Peningkatan kemampuan regulasi emosi yang didukung oleh lingkungan pertemanan yang positif berperan penting dalam meningkatkan psychological well-being mahasiswa tingkat akhir.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.