Reposisi Fundamental Tata Bahasa Taksonomis: Model Integratif Tiga Lapis untuk Analisis Bahasa dalam Linguistik Modern dan Pemrosesan Bahasa Alami (NLP)
Main Article Content
Abstract
Tata bahasa taksonomis memiliki peran penting dalam perkembangan awal linguistik struktural, tetapi posisinya dalam kajian linguistik modern semakin terbatas karena kelemahannya dalam menjelaskan makna, kreativitas bahasa, dan fungsi komunikatif. Penelitian ini bertujuan mereposisi tata bahasa taksonomis dengan mengkaji karakteristik utama, keterbatasan teoretis, serta relevansinya dalam teori linguistik, pembelajaran bahasa, dan Natural Language Processing (NLP). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui tinjauan literatur kritis terhadap sumber primer dan sekunder yang membahas linguistik struktural Amerika, kritik generatif, kognitif, dan fungsional, serta perkembangan NLP kontemporer. Data dianalisis melalui pengodean tematik, kategorisasi dan perbandingan, sintesis kritis, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata bahasa taksonomis memiliki lima karakteristik utama, terutama segmentasi, klasifikasi distribusional, dan analisis hierarkis, tetapi memiliki keterbatasan dalam menjelaskan aspek semantik, kreativitas, dan fungsi bahasa. Meskipun demikian, tata bahasa taksonomis tetap relevan sebagai lapisan metodologis dasar. Penelitian ini menawarkan model integratif tiga lapis yang menghubungkan perspektif struktural, generatif-kognitif, dan fungsional-pragmatik dalam analisis linguistik modern dan NLP.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.