Psychological Well-Being Masyarakat yang Terdampak Banjir di Desa Tambakrejo Kecamatan Kraton ditinjau dari Perbedaan Jenis Kelamin
Main Article Content
Abstract
Banjir merupakan bencana yang tidak hanya menimbulkan kerugian fisik dan ekonomi, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis masyarakat yang terdampak. Salah satu aspek psikologis yang penting untuk dikaji adalah psychological well-being. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan psychological well-being masyarakat yang terdampak banjir ditinjau dari jenis kelamin di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan subjek penelitian sebanyak 214 masyarakat dewasa yang terdampak banjir. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala Psychological Well-Being berdasarkan teori Ryff. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS Statistics 26 for Windows menggunakan uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi pada Levene’s Test for Equality of Variances sebesar 0,921 (>0,05) yang menunjukkan data homogen. Selanjutnya, nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,533 (>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan psychological well-being yang signifikan antara laki-laki dan perempuan yang terdampak banjir di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton. Temuan ini menunjukkan bahwa jenis kelamin bukan merupakan faktor yang membedakan tingkat psychological well-being masyarakat terdampak banjir, sehingga diperlukan perhatian terhadap faktor-faktor lain yang berpotensi memengaruhi kesejahteraan psikologis masyarakat pascabencana.
Kata Kunci: psychological well-being, banjir, jenis kelamin, masyarakat terdampak bencana
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.