Integrasi Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah dan Kemandirian Belajar Siswa
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas integrasi media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian belajar siswa pada beberapa sekolah di DKI Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain multi-site quasi experiment berbentuk pretest-posttest control group. Sebanyak 356 siswa dari enam sekolah dan 12 kelas terlibat, terdiri atas kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan jumlah yang seimbang. Perlakuan dilaksanakan selama enam pertemuan dengan menempatkan AI sebagai cognitive dan metacognitive scaffolding melalui tahapan orientasi masalah, upaya mandiri, AI-guided scaffolding, konstruksi solusi, verifikasi, dan refleksi metakognitif. Data dikumpulkan menggunakan tes uraian kemampuan pemecahan masalah dan angket kemandirian belajar, kemudian dianalisis menggunakan MANCOVA dan ANCOVA dengan skor awal sebagai kovariat serta sekolah sebagai faktor kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi media pembelajaran berbasis AI secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kemandirian belajar siswa. Pengaruh perlakuan lebih kuat terhadap kemampuan pemecahan masalah dibandingkan kemandirian belajar, sedangkan arah efek relatif konsisten pada seluruh sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa AI dapat mendukung perkembangan kemampuan kognitif dan regulasi belajar apabila digunakan sebagai bantuan pedagogis yang terstruktur, tetap mempertahankan usaha mandiri, verifikasi, refleksi, dan tanggung jawab siswa terhadap proses belajar.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.