Hubungan Dukungan Sosial dan Self-Esteem Pada Perempuan Generasi Z di Kota Jambi
Main Article Content
Abstract
Perempuan Generasi Z yang lahir pada rentang tahun 1997–2012 tumbuh di era digital yang penuh tekanan psikologis, seperti perbandingan sosial di media sosial, tuntutan penampilan, dan paparan komentar negatif, sehingga kelompok ini rentan mengalami penurunan self-esteem. Dukungan sosial merupakan salah satu faktor eksternal yang berperan penting dalam membentuk dan mempertahankan self-esteem individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat dukungan sosial, gambaran tingkat self-esteem, dan hubungan antara dukungan sosial dan self-esteem pada perempuan Generasi Z di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional yang melibatkan 150 responden perempuan Generasi Z berusia 15–29 tahun yang berdomisili di Kota Jambi. Dukungan sosial diukur menggunakan Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS), sedangkan self-esteem diukur menggunakan skala berbasis aspek teori Coopersmith (1967). Tingkat dukungan sosial pada perempuan Generasi Z di Kota Jambi berada pada kategori tinggi (68%), sedangkan tingkat self-esteem berada pada kategori sedang (68,7%). Karena data tidak berdistribusi normal, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman's Rhoyang menghasilkan koefisien korelasi sebesar -0,317 dengan nilai signifikansi p < 0,001. Terdapat hubungan negatif yang signifikan dengan kekuatan rendah antara dukungan sosial dan self-esteem pada perempuan Generasi Z di Kota Jambi, yang berarti semakin tinggi dukungan sosial yang dirasakan tidak selalu diikuti oleh peningkatan self-esteem. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas persepsi individu terhadap dukungan yang diterima serta faktor-faktor lain turut memengaruhi pembentukan self-esteem pada perempuan Generasi Z di Kota Jambi.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.