Efektivitas Pesan Komunikasi Politik Anies Rasyid Baswedan #WaktunyaPerubahan di Media Tiktok pada Minat Anak Muda Wilayah Ciputat
Main Article Content
Abstract
Perkembangan media sosial telah memperluas praktik komunikasi politik, terutama dalam menjangkau kelompok pemilih muda. TikTok menjadi salah satu platform yang dimanfaatkan oleh aktor politik untuk menyampaikan pesan kampanye, termasuk Anies Rasyid Baswedan melalui kampanye #WaktunyaPerubahan pada Pemilihan Presiden Indonesia 2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pesan komunikasi politik Anies Rasyid Baswedan melalui TikTok di kalangan anak muda di wilayah Ciputat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur enam indikator efektivitas komunikasi, yaitu penerima pesan, isi pesan, media komunikasi, format pesan, sumber pesan, dan ketepatan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan komunikasi politik #WaktunyaPerubahan berada pada kategori sangat efektif. Seluruh indikator efektivitas komunikasi juga menunjukkan kategori yang sama, yang mengindikasikan bahwa pesan mampu menjangkau, diterima, dan dipahami secara baik oleh responden muda. Meskipun demikian, tingginya efektivitas pesan tidak secara langsung tercermin dalam perolehan suara pasangan Anies–Muhaimin di wilayah penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas komunikasi politik melalui media sosial tidak dengan sendirinya menentukan pilihan elektoral, karena keputusan memilih turut dipengaruhi oleh berbagai faktor sosial, politik, dan individual. Penelitian ini menegaskan peran TikTok sebagai medium komunikasi politik yang efektif dalam menjangkau pemilih muda, sekaligus memperlihatkan adanya perbedaan antara keberhasilan penyampaian pesan digital dan pembentukan pilihan politik.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.