Analisis Persepsi Pelaku UMKM Sektor Kuliner Terhadap Penggunaan Aplikasi Shopee Partner Menggunakan Technology Acceptance Model
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Perceived Ease of Use (PEOU) terhadap Perceived Usefulness (PU) dan Behavioral Intention (BI), serta menguji peran mediasi Perceived Usefulness pada hubungan antara Perceived Ease of Use dan Behavioral Intention dalam penggunaan aplikasi Shopee Partner oleh pelaku UMKM sektor kuliner di Kabupaten Subang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Ease of Use berpengaruh positif dan signifikan terhadap Perceived Usefulness dan Behavioral Intention. Selain itu, Perceived Usefulness juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Behavioral Intention serta mampu memediasi pengaruh Perceived Ease of Use terhadap Behavioral Intention. Temuan ini menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan dan manfaat yang dirasakan merupakan faktor penting dalam meningkatkan niat pelaku UMKM sektor kuliner untuk terus menggunakan aplikasi Shopee Partner. Penelitian ini memperkuat penerapan Technology Acceptance Model (TAM) dalam menjelaskan penerimaan teknologi pada sektor UMKM serta memberikan masukan bagi pengembang aplikasi dalam meningkatkan kualitas layanan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.