Pengaruh Latihan Pliometrik (Jump to Box) terhadap Kekuatan Otot Tungkai Bawah Ditinjau dari Kemampuan Loncatan Atlet Bola Voli SMAN 1 Wanasaba

Main Article Content

Sahrul Budiman
Hariadi
Lalu Erpan Suryadi
Didik Daniantara

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan daya tahan tubuh terhadap peningkatan performa pemain futsal Napak Sari FC. Penelitian kuantitatif quasi-experimental ini menerapkan One Group Pretest-Posttest Design dengan sampel 12 pemain aktif yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan Bleep Test (Multistage Fitness Test) untuk mengukur VO2max. Perlakuan diberikan berupa latihan kombinasi (jogging, sprint, dan agility) selama 5 minggu (10 kali latihan). Analisis data menggunakan uji normalitas Anderson-Darling dan Henze-Zirkler, korelasi Pearson, serta persentase peningkatan. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p > 0,05), dan uji korelasi menunjukkan hubungan yang sangat kuat (r = 0,944; p < 0,001). Rata-rata capaian Bleep Test meningkat dari 4,43 (pretest) menjadi 5,87 (posttest), yang secara persentase mengalami peningkatan sebesar 32,33%. Kesimpulannya, program latihan daya tahan tubuh berpengaruh signifikan terhadap peningkatan performa fisik pemain futsal Napak Sari FC.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Budiman, S., Hariadi, H., Suryadi, L. E., & Daniantara, D. (2026). Pengaruh Latihan Pliometrik (Jump to Box) terhadap Kekuatan Otot Tungkai Bawah Ditinjau dari Kemampuan Loncatan Atlet Bola Voli SMAN 1 Wanasaba. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(5), 15628–15634. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i5.20861
Section
Articles

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.