Analisis Gaya Belajar Peserta Didik Borderline
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan karakteristik belajar peserta didik, khususnya pada peserta didik dengan Borderline Intellectual Functioning (BIF) yang membutuhkan pendekatan pembelajaran adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecenderungan gaya belajar peserta didik BIF dalam proses pembelajaran di kelas II SDN Cibuluh 2 Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian adalah satu peserta didik berinisial FY, sedangkan informan terdiri dari guru kelas dan orang tua. Instrumen penelitian meliputi peneliti sebagai instrumen utama, pedoman observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber, teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FY memiliki kecenderungan gaya belajar visual dan auditori. FY lebih mudah memahami materi melalui penjelasan verbal langsung dari guru dan media visual sederhana, sedangkan media kompleks cenderung menghambat pemahaman. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang efektif bagi peserta didik BIF adalah pembelajaran multimodal berbasis visual sederhana dan instruksi verbal terstruktur, serta membutuhkan pendampingan intensif untuk meningkatkan kemandirian belajar.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.