Membangun Innovative Work Behavior: Optimalisasi Digital Competency dan Knowledge Sharing
Main Article Content
Abstract
Melalui pendekatan kuantitatif berdesain eksplanatori, studi ini membedah bagaimana kompetensi digital mampu memengaruhi perilaku kerja inovatif melalui mediasi budaya berbagi pengetahuan. Informasi dikumpulkan dari kuesioner yang diisi oleh 250 pegawai di instansi yang mengadopsi transformasi digital, di mana sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling. Evaluasi data kemudian dijalankan dengan pemodelan SEM-PLS lewat perangkat lunak SmartPLS 4. Dari analisis tersebut, diketahui bahwa kompetensi digital memegang peranan positif dan signifikan dalam meningkatkan knowledge sharing maupun perilaku inovatif staf. Lebih lanjut, knowledge sharing juga ditemukan berpengaruh positif pada perilaku inovatif serta sukses bertindak sebagai pengantara (mediator) parsial. Indikasi dari temuan ini adalah bahwa peningkatan kecerdasan digital karyawan tidak berhenti pada kemahiran personal saja, melainkan ikut menggerakkan aktivitas saling berbagi wawasan yang krusial untuk melahirkan terobosan baru. Oleh sebab itu, organisasi didorong untuk menyatukan pelatihan teknologi dengan strategi manajemen pengetahuan demi memupuk kultur berbagi dan kapasitas inovasi. Secara teoretis, kajian ini memperluas cakrawala teori Knowledge-Based View serta menjadi referensi strategis dalam merancang cetak biru pengelolaan SDM masa kini.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.