Kesenjangan Literasi Artificial Intelligence dalam Pengembangan Ide Kewirausahaan Siswa SMA Negeri 1 Bojong Kabupaten Tegal
Main Article Content
Abstract
Integrasi teknologi digital ke dalam pembelajaran kewirausahaan di sekolah menengah memerlukan kerangka instruksional yang disesuaikan dengan kebutuhan praktis siswa. Studi ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan akan literasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) guna mendukung pengembangan ide kewirausahaan di kalangan siswa kelas X SMA Negeri 1 Bojong, Kabupaten Tegal. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis dokumen dan metode perancangan instruksional tahap awal (front-end instructional design), studi ini mengkaji dokumen perencanaan program pembelajaran tahun 2024 dan menyintesiskannya dengan literatur ilmiah terkini mengenai AI dalam pendidikan. Analisis difokuskan pada tiga dimensi utama: mengidentifikasi kesenjangan keterampilan teknologi praktis, merumuskan kegiatan Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem-Based Learning/PBL) yang dibantu oleh AI generatif, serta merancang indikator evaluasi yang autentik. Temuan menunjukkan bahwa siswa memerlukan referensi teknologi praktis yang mencakup tiga bidang kompetensi yang saling berkaitan: pengembangan ide bisnis dengan bantuan AI, komunikasi visual melalui desain poster promosi, dan penceritaan digital (digital storytelling) melalui pembuatan video promosi. Selain itu, literasi etis dan kritis—khususnya terkait perumusan perintah (prompt), verifikasi fakta, dan privasi data—harus diintegrasikan ke dalam setiap tahapan pembelajaran. Studi ini menghasilkan matriks pembelajaran PBL-AI yang integratif serta kerangka evaluasi kompetensi yang dapat menjadi acuan pedagogis bagi sekolah dan pendidik dalam menerapkan program kewirausahaan berbasis teknologi.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.