Implementasi Kewibawaan (Gezag) Guru PAI Berbasis Tanggung Jawab dalam Pembentukan Kedisiplinan Siswa di SMPI Nurul Jadid Panglegur Tlanakan Pamekasan
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kewibawaan (gezag) guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis tanggung jawab dalam pembentukan kedisiplinan siswa, faktor pendukung dan penghambat, serta proses pembentukan kedisiplinan siswa di SMPI Nurul Jadid Panglegur Tlanakan Pamekasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi nonpartisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi dengan guru PAI sebagai informan utama serta kepala sekolah dan siswa sebagai informan pendukung. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewibawaan guru PAI berbasis tanggung jawab diimplementasikan melalui keteladanan, kedisiplinan guru, pembiasaan kegiatan keagamaan, pemberian nasihat, dan pembinaan secara konsisten. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, pembiasaan keagamaan, penerapan tata tertib, dan dukungan kepala sekolah, sedangkan hambatannya adalah masih terdapat siswa yang memerlukan arahan dan pengawasan secara berulang. Proses pembentukan kedisiplinan berlangsung secara bertahap melalui keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan pembinaan hingga berkembang menjadi kesadaran siswa untuk menaati aturan secara mandiri. Temuan ini menegaskan bahwa kewibawaan guru PAI berbasis tanggung jawab tercermin dalam konsistensi keteladanan dan pembinaan sebagai bagian dari proses pembentukan kedisiplinan siswa.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.