Pemberdayaan Perempuan pada Program Pemberdayaan Masyarakat
Main Article Content
Abstract
Pemberdayaan perempuan dalam program pemberdayaan masyarakat di Indonesia masih menghadapi kesenjangan antara tujuan kebijakan dan implementasi di lapangan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan capaian pemberdayaan perempuan dalam program pemberdayaan masyarakat menggunakan kerangka Model Longwe yang mencakup lima dimensi: kesejahteraan, akses, kesadaran kritis, partisipasi, dan kontrol. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Hasil kajian menunjukkan bahwa program pemberdayaan masyarakat secara umum berhasil pada dimensi kesejahteraan dan akses, namun belum mampu mencapai dimensi kesadaran kritis, partisipasi bermakna, dan kontrol secara optimal. Program yang berhasil melampaui dimensi dasar memiliki karakteristik yang sama, yaitu menjadikan pendidikan gender dan penguatan agensi perempuan sebagai komponen inti desain program. Temuan ini mengimplikasikan perlunya perancangan program pemberdayaan yang secara eksplisit menargetkan transformasi relasi gender, tidak hanya peningkatan kapasitas ekonomi semata.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.