Pengalaman Ibu Dalam Menavigasi Layanan untuk Anak Berkebutuhan Khusus (Systematic Literature Review)
Main Article Content
Abstract
Fragmentasi layanan pendidikan dan terapi bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) masih menjadi tantangan yang meningkatkan beban psikologis ibu sebagai pengasuh utama sekaligus navigator layanan. Penelitian ini bertujuan mensintesis hasil penelitian mengenai dinamika psikologis ibu dalam menavigasi fragmentasi layanan pendidikan dan terapi bagi ABK. Penelitian menggunakan metode systematic literature review dengan analisis kualitatif terhadap 20 artikel yang diterbitkan pada atahun 2020–2025, meliputi penelitian kualitatif, kuantitatif, dan metode campuran. Hasil kajian menunjukkan bahwa ibu menghadapi berbagai hambatan, seperti keterbatasan informasi, tingginya biaya, lamanya waktu tunggu, kurangnya koordinasi antarlembaga, serta keterbatasan tenaga profesional dan fasilitas. Kondisi tersebut memicu stres, kecemasan, kelelahan emosional, serta beban sosial dan finansial. Namun, dukungan sosial, kolaborasi dengan sekolah dan tenaga profesional, serta spiritualitas dan strategi coping adaptif membantu ibu mempertahankan kesejahteraan psikologis sekaligus mendukung keberlanjutan layanan bagi anak. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan sistem layanan yang terintegrasi, mudah diakses, dan berpusat pada keluarga (family-centered services) agar koordinasi layanan tidak lagi menjadi tanggung jawab utama ibu.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.