Implementasi Program Job Matching dalam Mendukung Penyerapan Tenaga Kerja Lulusan SMK di Kabupaten Sidoarjo
Main Article Content
Abstract
Kabupaten Sidoarjo tercatat sebagai wilayah dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Provinsi Jawa Timur selama lima tahun terakhir, dengan lulusan SMK sebagai penyumbang angka pengangguran terbesar. Kondisi ini terjadi meskipun Kabupaten Sidoarjo merupakan bagian dari kawasan Ring 1 Industri Jawa Timur yang memiliki potensi besar dalam penyerapan tenaga kerja. Sebagai respons, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan Program Job Matching untuk mempertemukan perusahaan dengan lulusan SMK. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Implementasi Program Job Matching dalam Mendukung Penyerapan Tenaga Kerja Lulusan SMK di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis mengacu pada pendekatan implementasi kebijakan Søren C. Winter (2012) yang meliputi desain kebijakan, perilaku organisasi dan antarorganisasi, serta perilaku birokrat level bawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program telah didukung oleh desain kebijakan, dasar hukum, pedoman teknis, dan sumber daya yang memadai. Meskipun koordinasi antarorganisasi telah berjalan dan pelaksana mampu beradaptasi terhadap kondisi lapangan, implementasi program belum optimal karena rendahnya jumlah pelamar, terbatasnya partisipasi perusahaan, serta ketidaksesuaian antara kebutuhan tenaga kerja sektor industri dengan preferensi kerja lulusan SMK sehingga penempatan tenaga kerja masih rendah.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.