Strategi Pengembangan Pembelajaran PAI yang Adaptif terhadap Perkembangan Teknologi dan Keberagaman Budaya
Main Article Content
Abstract
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berlangsung di tengah dua perubahan besar, yaitu pesatnya perkembangan teknologi digital dan kemajemukan budaya masyarakat Indonesia. Pembelajaran yang bersifat normatif-tekstual dan berorientasi pada penyampaian materi dinilai kurang memadai untuk menjawab karakteristik peserta didik generasi digital serta realitas sosial-budaya yang beragam. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perkembangan teknologi dan keberagaman budaya terhadap kebutuhan pengembangan pembelajaran PAI, merumuskan strategi pemanfaatan teknologi dan integrasi keberagaman budaya, serta menyusun kerangka integrasi teknologi, keberagaman budaya, dan nilai-nilai Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research terhadap 14 sumber ilmiah yang dipilih secara selektif dan dianalisis melalui analisis isi (reduksi data, kategorisasi, dan interpretasi). Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi menuntut pergeseran peran guru dan desain pembelajaran, sedangkan keberagaman budaya menuntut kontekstualisasi materi, metode, dan asesmen. Strategi yang dapat dikembangkan meliputi blended learning dan flipped classroom, pembelajaran berbasis proyek yang kolaboratif lintas latar belakang, modul ajar digital berbasis kearifan lokal, literasi digital kritis berlandaskan tabayyun, serta asesmen portofolio dan refleksi. Kajian ini merumuskan kerangka integrasi tiga dimensi, yaitu teknologi, keberagaman budaya, dan nilai-nilai Islam, yang dikelola melalui kompetensi pedagogik guru dan didukung ekosistem sekolah. Kerangka tersebut bersifat konseptual sehingga perlu diuji melalui penelitian lapangan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.