Peningkatan Pemahaman Konsep IPAS Melalui Model Problem Based Learning Berbantuan Media KATARA Siswa Sekolah Dasar
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kelas IV Sekolah Dasar, di mana hanya 45% siswa yang mencapai ketuntasan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Hal ini disebabkan oleh dominasi model pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru (teacher-centered). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan pemahaman konsep IPAS siswa melalui implementasi model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media KATARA (Kartu Transformasi Energi Augmented Reality). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian terdiri dari 29 siswa kelas IV SD 2 Wergu Wetan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes uraian yang valid secara isi berdasarkan expert judgement. Fokus analisis data pada artikel ini diarahkan secara spesifik pada uji gain ternormalisasi (N-Gain) untuk mengukur efektivitas peningkatan pemahaman konsep pada enam indikator utama. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 56,46 meningkat secara signifikan menjadi 87,93 pada posttest. Peningkatan ini diperkuat oleh perolehan rata-rata skor N-Gain sebesar 0,72 yang masuk dalam kategori tinggi/sedang yang optimal. Peningkatan tertinggi dicapai pada indikator mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep (N-Gain 0,81). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media KATARA terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep IPAS secara signifikan.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.