Pengaruh Emotional Intelligence dan Job Stress terhadap Counterproductive Work Behavior pada Pegawai Frontline Bank (Studi pada Pegawai Frontline Bank di Kota Makassar)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh emotional intelligence dan job stress terhadap counterproductive work behavior (CWB) pada pegawai frontline (teller dan customer service) di sektor perbankan Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 223 pegawai bank yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Counterproductive Work Behavior Checklist (CWB-C), Wong and Law Emotional Intelligence Scale (WLEIS), dan Job Stress Scale (JSS), kemudian dianalisis dengan regresi linear sederhana dan berganda berbantuan SPSS versi 27.0. Hasil menunjukkan emotional intelligence berpengaruh negatif signifikan terhadap CWB (R = 0,208; R² = 0,043; p = 0,002), sedangkan job stress berpengaruh positif signifikan terhadap CWB (R = 0,532; R² = 0,283; p < 0,001). Secara simultan, emotional intelligence dan job stress berpengaruh signifikan terhadap CWB (R² = 0,535; F = 126,455; p < 0,001) dengan kontribusi 53,5%. Namun secara parsial, hanya job stress yang berpengaruh signifikan (B = 1,384; p < 0,001), sedangkan emotional intelligence tidak signifikan (B = -0,085; p = 0,283). Temuan ini mengindikasikan bahwa job stress merupakan prediktor yang lebih dominan dibandingkan emotional intelligence dalam menjelaskan kecenderungan CWB pada pegawai frontline bank, sehingga penanganan stres kerja perlu menjadi prioritas utama organisasi.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.