Penerapan Metode Scrum dalam Pengembangan Sistem Pos dan Pemesanan Mandiri dengan Sinkronisasi Sesi Multi-device Berbasis TALL Stack Studi Kasus: Pima Caffe Kebumen
Main Article Content
Abstract
Industri Food and Beverage (F&B) menghadapi tantangan dalam menjaga kecepatan dan akurasi pelayanan, terutama karena sistem Point of Sale (POS) konvensional dan pemesanan mandiri berbasis QR Code yang ada saat ini umumnya belum mendukung sinkronisasi data keranjang belanja antar-perangkat secara real-time pada satu meja, sehingga menyulitkan proses pembagian tagihan (split-bill) pelanggan berkelompok. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem POS dan pemesanan mandiri berbasis web dengan sinkronisasi sesi multi-device untuk Pima Caffe Kebumen. Sistem dibangun menggunakan TALL Stack (Tailwind CSS, Alpine.js, Laravel, Livewire) yang dipadukan dengan protokol WebSocket (Laravel Reverb) melalui pendekatan pengembangan Scrum yang dilaksanakan dalam tiga siklus sprint. Perancangan sistem menggunakan Unified Modeling Language (UML) yang meliputi Use case diagram, Activity diagram, Sequence diagram, dan rancangan basis data (ERD). Pengujian dilakukan melalui uji ahli (expert judgment) oleh dua orang ahli sistem, black box testing terhadap empat aktor (pelanggan, kasir, staf dapur, dan admin), pengujian performa latensi WebSocket, serta User Acceptance Testing menggunakan System Usability Scale terhadap 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan seluruh 23 skenario black box testing berstatus Valid, hasil validasi ahli memperoleh rata-rata 4,25 dengan kategori Sangat Layak, serta latensi broadcast WebSocket rata-rata 85-150 milidetik. Sistem yang dikembangkan terbukti mampu menyinkronkan keranjang belanja antar-perangkat secara real-time, mendukung fitur smart split-bill, serta mempercepat alur pemesanan dan pembayaran, sehingga layak diimplementasikan untuk mendukung operasional Pima Caffe Kebumen.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.