Strategi Media Sosial PT. Dana Syariah Indonesia dalam Mempertahankan Pendana di Masa Pandemi Covid-19
Main Article Content
Abstract
Media sosial merupakan aplikasi berbasis internet yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang di seluruh dunia. Jutaan bahkan milyaran orang menggunakan platform populer, seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan Youtube. Sifat interaktif media sosial, di mana pengguna dapat memulai dan berpartisipasi dalam percakapan, membuat platform ini sangat populer di seluruh dunia. Aplikasi ini digunakan sekali dalam bisnis financial technology atau teknologi keuangan (fintech). Seiring dengan fintech konvensional, ada sejumlah fintech berbasis syariah di Indonesia yang juga berkembang pesat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji strategi media sosial fintech syariah dalam mempertahankan pendana di masa pandemi Covid-19. Objek penelitian ini adalah PT Dana Syariah Indonesia (DSI). DSI dipilih untuk penelitian karena dibandingkan dengan 8 fintech pinjaman syariah lainnya yang telah mendapat izin di Indonesia, hanya 3 yang menggunakan media sosial dalam komunikasi pemasaran dan DSI satu-satunya yang memiliki akun media sosial lengkap dengan keterlibatan aktif dan pertumbuhan investornya signifikan. Proses pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DSI menerapkan strategi media sosial seperti teori Quesenberry, yang terdiri dari penentuan tujuan, target audience, dan analisis sosial serta mengintegrasikan media sosial dengan advertising, marketing, dan public relations. Kekuatan DSI adalah selalu mengkomunikasikan pesan melalui media sosial dengan menggunakan slogan ‘hijrah finansial’, di mana gagasan besarnya diterjemahkan ke dalam kisah-kisah inspiratif di konten media sosial. Meski tidak memiliki divisi public relations, namun dalalm konten-kontennya DSI tetap mengintegrasikan pesan public relations di media sosial. Selain integrasi media sosial dengan public relations, DSI banyak melakukan integrasi dengan advertising dan marketing dalam strategi komunikasi. Pendekatan holistik ini memiliki dampak yang signifikan pada pemasaran. Alhasil, DSI sebagai perusahaan fintech syariah memiliki Tingkat Keberhasilan (TKB) tertinggi di antara perusahaan fintech syariah lainnya, yakni 99,98% di masa pandemi Covid-19.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.