Gambaran Self Compassion pada Perawat yang Menjadi Caregiver Orang dengan Skizofrenia
Main Article Content
Abstract
Caregiver merupakan individu yang bertanggung jawab merawat pasien dalam berbagai situasi, termasuk memberikan dukungan emosional, merawat secara fisik, mengatur keuangan, dan membuat keputusan terkait perawatan. Self compassion merupakan kemampuan untuk menyayangi diri sendiri dan memahami peristiwa yang menyakitkan. Self compassion dapat membantu seseorang merasa lebih tenang saat menghadapi suatu masalah. Dalam penelitian ini, caregiver merawat pasien yang telah terdiagnosis skizofrenia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran self compassion pada perawat yang menjadi caregiver orang dengan skizofrenia dan untuk mengetahui apa yang dilakukan caregiver demi meningkatkan self compassion pada dirinya dalam merawat pasien dengan gangguan skizofrenia. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis tematik theory driven dengan teknik triangulasi untuk mengecek keabsahan data penelitian. Subjek dalam penelitian ini berjumlah satu individu dengan kriteria perawat yang sedang menjadi caregiver orang dengan skizofrenia. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden memiliki gambaran self compassion yang baik, self compassion pada caregiver terus meningkat dengan baik karena adanya kondisi masa lalu yang tidak menyenangkan. Self compassion dapat dikatakan baik ketika individu mampu untuk merangkul emosi negatif dengan penuh kesadaran disertai dengan kebaikan yang dilakukan oleh individu yang berkaitan dengan individu lainnya. Upaya yang dilakukan caregiver untuk meningkatkan self compassion yaitu dengan bersabar, ikhlas, dan menikmati segala proses yang ada. Berdasarkan dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aspek yang dominan muncul dari ketiga aspek self compassion adalah common humanity. Implikasi dari penelitian ini adalah caregiver diharapkan memiliki self compassion yang baik agar mudah untuk menjalani hari-harinya sebagai caregiver skizofrenia.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Afconneri, Y., & Puspita, W. G. (2020). Faktor-faktor kualitas hidup pasien skizofrenia. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(3), 273-278.
Ainsworth, M. D. S. (1979). Attachment as Related to Mother-Infant Interaction. Advances in the Study of Behavior, 9(C), 1–51. https://doi.org/10.1016/S0065-3454(08)60032-7
Ambarsari, R. D., & Sari, E. P. (2012). Penyesuaian diri caregiver orang dengan skizofrenia (ODS). Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi, 17(2), 77-85.
Ani, R. (2020). Gambaran self compassion pada primary caregiver skizofrenia di kota Padang (Doctoral dissertation, Universitas Andalas).
Atmojo, B. S. R., & Purbaningrum, M. A. (2021). Literature Review: Penerapan Latihan Kemampuan Positif Terhadap Peningkatan Harga Diri Rendah Pada Klien Yang Mengalami Skizofrenia Dengan Gangguan Konsep Diri Harga Diri Rendah. Nursing Science Journal (NSJ), 2(1), 55-62.
Bowlby, J. (1983). Attachment and loss. Basic Books.
Breines, J. G., & Chen, S. (2012). Self-compassion increase self-improvement motivation. Personality and Social Psychology Bulletin, 38(9), 1133-1143.
Buckley, P. F. (2008). Schizophrenia, in DiPiro, (eds) Pharmacotherapy: A Pathophysiology Approach, ed.7th, Mc Graw Hill, USA.
Conti, R. (2015). Compassionate parenting as a key to satisfaction, efficacy and meaning among mothers of children with autism. Journal of autism and developmental disorders, 45, 2008-2018.
Creswell, J. W. (2019). Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approach (Fourth Ed). SAGE Publications, Inc.
Dewi, E., & Permatasari, N. (2019). Pengantar psikodiagnostik. Makassar: UPT Unhas Press.
Dewi, G. K. (2018). Pengalaman caregiver dalam merawat klien skizofrenia di kota sungai penuh. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 3(1), 200-212.
Diananda, A. (2020). Kelekatan anak pada orang tua dalam meningkatkan perkembangan kognitif dan harga diri. ISTIGHNA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 3(2), 141-157.
Fadli, S. M., & Mitra, M. (2013). Pengetahuan dan ekspresi emosi keluarga serta frekuensi kekambuhan penderita skizofrenia. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal), 7(10), 466-470.
Farkhah, L., Suryani, S., & Hernawaty, T. (2017). Faktor caregiver dan kekambuhan klien skizofrenia. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 5(1).
Fernandes, L. S., Nitsche, M. J. T., & Godoy, I. D. (2017). Síndrome de burnout em profissionais de enfermagem de uma unidade de terapia intensiva burnout syndrome in nursing professionals from an intensive care unit. Revista de Pesquisa Cuidado é Fundamental Online, 9(2), 551–557. https://doi.org/10.9789/2175-5361.2017.v9i2.551-557
Fitriana, A., & Budiarto, E. (2021, December). Dukungan Sosial Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Caregiver Pada Pasien Skizofrenia: Literature Review. In Prosiding Seminar Nasional Kesehatan (Vol. 1, pp. 1323-1331).
Girsang, G. P., Tarigan, M. G., & Pakpahan, E. A. (2020). Karakteristik Pasien Skizofrenia. Jurnal Kedokteran Methodist, 13(1), 58-66.
Gitasari, N., & Savira, S. I. (2015). Pengalaman family caregiver orang dengan skizofrenia. Novia Gitasari Siti Ina Savira Abstrak. Character, 3(2), 1-8.
Harkomah, I. (2019). Analisis Pengalaman Keluarga Merawat Pasien Skizofrenia dengan Masalah Halusinasi Pendengaran Pasca Hospitalisasi. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 4(2), 282-292.
Hasmarlin, H., & Hirmaningsih, H. (2019). Self-Compassion dan Regulasi Emosi pada Remaja. Jurnal Psikologi, 15(2), 148-156.
Hawari, Dadang, 2007.Pendekatan Holistik pada Gangguan Jiwa Skizofrenia, Balai Penerbit FKUI, Jakarta
Hidayati, D. S. (2015). Self compassion dan loneliness. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 3(1), 154-164.
Hollis-Walker, L., & Colosimo, K. (2011). Mindfulness, self-compassion, and happiness in non-meditators: A theoretical and empirical examination. Personality and Individual differences, 50(2), 222-227.
Istichomah, I., & Fatihatur, R. (2019). The Effectiveness Of Family Knowledge About Schizophrenia Toward Frequency Of Recurrence Of Schizophrenic Family Members At Poly Mental Grhasia Mental Hospital DI Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 10(2), 116-126.
Juniarsi, T., Bhakti, W. K., Sutrisno, S., Wahyuni, T., & Ariyanti, S. (2023). Gambaran Kejadian Burnout Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Soedarso Pontianak. Jurnal Indragiri Penelitian Multidisiplin, 3(3), 57-69.
Karinda, F. B. (2020). Belas kasih diri (self compassion) pada mahasiswa. Cognicia, 8(2). 234-252.
Keliat, A., B. & Panjaitan, U. R. (2010). Manajemen Keperawatan Jiwa Komunitas Desa Siaga. Jakarta: EGC.
Kristiana, I. F. (2017). Self-compassion dan stres pengasuhan ibu yang memiliki anak dengan hambatan kognitif. Jurnal Ecopsy, 4(1), 52-57.
Laksmi, I. A. W. C., & Herdiyanto, Y. K. (2019). Proses penerimaan anggota keluarga orang dengan skizofrenia. Jurnal Psikologi Udayana, 6(1), 89-102.
Leary, M. R., Tate, E. B., Adams, C. E., Batts Allen, A., & Hancock, J. (2007). Self-compassion and reactions to unpleasant self-relevant events: the implications of treating oneself kindly. Journal of personality and social psychology, 92(5), 887.
Lenaini, I. (2021). Teknik pengambilan sampel purposive dan snowball sampling. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 6(1), 33-39.
LPM UMA. (2023). 3 Manfaat Sense of Belonging Beserta Tips Penerapannya. (Artikel).
Manafe, N. O. E., Tari, E., & Weny, N. A. (2022). Pandangan dan Sikap Warga Jemaat terhadap Pengidap Skizofrenia (Studi di GMIT Jemaat Pniel Oebobo Klasis Kota Kupang). Jurnal Teologi Berita Hidup, 5(1), 1-12.
Nafisah, A., Hendriyani, R., & Martiarini, N. (2018). Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Self Compassion Remaja di Panti Asuhan. Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 10(2), 160-166.
Neff, K. D. (2003). Development and validation of a scale to measure self-compassion. self and identity, 2(3), 223-250.
Neff, K. D. (2003). Self-compassion: an alternative conceptualization of a healthy attitude toward oneself. Self & Identity, 2(2), 85– 101.doi:10.1080/15298860309032.
Neff, K. D. (2011). Self-compassion, selfesteem, and well-being. Social and Personality Psychology Compass, 5(1), 1–12.
Neff, K. D., & Germer, C. K. (2013). A pilot study & randomized controlled trial of the mindful self-compassion program. Journal of Clinical Psychology, 69(1), 28–44.
Neff, K. D., & Pommier, E. (2013). The relationship between self-compassion and other-focused concern among college undergraduates, community adults, and practicing meditators. Self and identity, 12(2), 160-176.
Neff, K. D., & Vonk, R. (2009). Self‐compassion versus global self‐esteem: Two different ways of relating to oneself. Journal of personality, 77(1), 23-50.
Oktaviani, M., & Cahyawulan, W. (2021). Hubungan antara Self Compassion dengan Resiliensi pada Mahasiswa Tingkat Akhir. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 10(2), 141-149.
Pardede, J. A., & Hasibuan, E. K. (2019). Dukungan caregiver dengan frekuensi kekambuhan pasien skizofrenia. Idea Nursing Journal, 10(2).
Pardede, J. A., Siringo-ringo, L. M., Hulu, T. J., & Miranda, A. (2021). Edukasi Kepatuhan Minum Obat Untuk Mencegah Kekambuhan Orang Dengan Skizofrenia. Jurnal Abdimas Mutiara, 2(2), 1-5.
Patricia, H., Rahayuningrum, D. C., & Nofia, V. R. (2019). Hubungan beban keluarga dengan kemampuan caregiver dalam merawat klien skizofrenia. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 10(2), 45-52.
Pietromonaco, P. R., & Barrett, L. F. (2000). The Internal Working Models Concept: What Do We Really Know about the Self in Relation to Others? Review of General Psychology, 4(2), 155– 161. doi: 10.1037/1089-2680.4.2.155.
Pitayanti, A., & Hartono, A. (2020). Sosialisasi Penyakit Skizofrenia Dalam Rangka Mengurangi Stigma Negatif Warga di Desa Tambakmas Kebonsari-Madiun. Journal of Community Engagement in Health, 3(2), 300-303.
Pribadi, T. I., & Nafiah, H. (2023, January). Gambaran Karakteristik dan Koping Caregiver Penderita Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Wonopringgo Kabupaten Pekalongan. In Prosiding University Research Colloquium (pp. 902-909).
Rahardjo, M. (2017). Studi kasus dalam penelitian kualitatif: konsep dan prosedurnya.
Rananto, H. W., & Hidayati, F. (2017). Hubungan antara self-compassion dengan prokrastinasi pada siswa SMA Nasima Semarang. Jurnal Empati, 6(1), 232-238.
Renggani, A. F., & Widiasavitri, P. N. (2018). Peran self-compassion terhadap psychological well-being pengajar muda di indonesia mengajar. Jurnal Psikologi Udayana, 5(2), 418.
Sanford, J., Townsend-Rocchicciolli, J., Horigan, A., & Hall, P. (2011). A Process of Decision Making by Caregiver of Family Members With Heart Failure. Research and Theory for Nursing Practice, 25(1), 55–70. https://doi.org/10.1891/0889- 7182.25.1.55
Sari, E. P., Roudhotina, W., Rahmani, N. A., & Iqbal, M. M. (2020). Kebersyukuran, self-compassion, dan kesejahteraan psikologi pada caregiver skizofrenia. Jurnal Psikologi, 16(1), 1-10.
Sugiyono, 2012. Metode Penelitian Bisnis, Bandung: Alfabeta
Thyer, L., Simpson, P., & Nugteren, B. V. (2018). Burnout in Australian paramedics. International Paramedic Practice, 8(3), 48-55.
Triyani, F. A., Dwidiyanti, M., & Suerni, T. (2019). Gambaran terapi spiritual pada pasien skizofrenia: literatur review. Jurnal ilmu keperawatan jiwa, 2(1), 19-24.
Viana, A. O., & Gati, N. W. (2023). Penerapan Terapi Stimulasi Sensori Terhadap Kemampuan Pasien Mengontrol Perilaku Kekerasan Pada Pasien Skizofrenia. Jurnal Anestesi, 1(4), 163-182.
Waris, et. al. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin (Issue Maret). https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en
Yuliana, A. (2018). Teori Abraham Maslow dalam analisa kebutuhan pemustaka. Libraria, 6(2), 349-376.