Analisis Penerapan PSAK 115 Dalam Pengakuan Pendapatan Penjualan Tenaga Listrik Pada PT PLN ULP Bitung
Main Article Content
Abstract
Pendapatan adalah salah satu komponen sangat krusial dalam laporan keuangan yang patut disesuaikan dengan standar akuntansi yang berlaku agar informasi yang disajikan akurat dan dapat diandalkan. Pada perusahaan kelistrikan, pengakuan pendapatan dipengaruhi oleh proses pencatatan pemakaian listrik dan penagihan pelanggan yang menjadi dasar penentuan hak perusahaan atas imbalan dari pelanggan. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji penerapan PSAK 115 dalam proses pengakuan pendapatan berdasarkan kontrak dengan pelanggan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memberikan gambaran secara sistematis mengenai objek yang diteliti. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi langsung, dan penelaahan dokumen yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi proses pencatatan pemakaian listrik pelanggan dan proses penagihan rekening listrik, kemudian membandingkannya dengan ketentuan yang diatur dalam PSAK 115. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencatatan pemakaian listrik dilakukan melalui system prabayar dan pascabayar yang menghasilkan data pemakaian pelanggan secara akurat sebagai dasar penerbitan tagihan listrik. Proses penagihan dilakukan berdasarkan data pemakaian yang telah diverifikasi sehingga mendukung terbentuknya hak perusahaan atas pendapatan. Dengan demikian, proses operasional yang dilaksanakan PT PLN ULP Bitung telah mendukung penerapan prinsip pengakuan pendapatan sesuai dengan ketentuan PSAK 115.
Downloads
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Alami, S. M., & Wijaya, S. (2025). Implementasi PSAK 115 dan pengaruhnya terhadap akurasi pelaporan pendapatan dalam laporan keuangan. Journal of Law, Administration, and Social Science, 5(6), 552–558. https://doi.org/10.54957/jolas.v5i6.1655
Astriyani, J., & Nuraeni, Y. (2025). Analisis Dampak Sebelum & Sesudah Penerapan PSAK 115 Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Telekomunikasi yang Terdaftar di BEI 2021-2023. In Seminar Nasional Akuntansi dan Manajemen PNJ (Vol. 6, No. 1). 6(1).
Balqis, Z., & Khaddafi, M. (2022). SINTAMA: Jurnal Sistem Informasi, Akuntansi dan Manajemen Analisis Penerapan PSAK 72 Terkait Pengakuan Pendapatan Kontrak Dengan Pelanggan Pada PT PLN (Persero) Kota Lhokseumawe. Sistem Informasi, Akuntansi Dan Manajemen, 2(1), 194–203. https://adaindonesia.or.id/journal/index.php/sintamai
Ikatan Akuntan Indonesia. (n.d.). ONLINE.
Kieso et al. (2018). Intermediate Accounting: IFRS Edition (4th ed.).
Martani. (2018). Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis PSAK. Jakarta: Salemba Empat.
Onie, S., Ma, L., Spiropoulos, H., & Wells, P. (2023). An evaluation of the impacts of the adoption of IFRS 15 Revenue from Contracts with Customers. Accounting and Finance, 63(S1), 953–973. https://doi.org/10.1111/acfi.12978
Prihartini, A., & Mita, A. F. (2024). Analisis Kritis atas Pengakuan Pendapatan Biaya Penyambungan Listrik (Studi Kasus : Perusahaan Listrik Indonesia). Owner, 8(1), 289–299. https://doi.org/10.33395/owner.v8i1.1760
Rianto, T. P., Manossoh, H., & Korompis, C. W. . (2024). Evaluasi pengakuan pendapatan berdasarkan PSAK No. 72 pada meter pascabayar di PT. PLN (Persero) ULP Manado Selatan. Riset Akuntansi Dan Portofolio Investasi, 2(2), 43–48. https://doi.org/10.58784/rapi.90
Sari, D. M., & Vendy, V. (2025). Penerapan PSAK 115 Terkait Pengakuan Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan pada PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Jurnal Pendidikan, Akuntansi Dan Keuangan, 8(1), 1–12. https://doi.org/10.47080/progress.v8i1.3507