Apakah Pinjaman P2P lebih berkontribusi bagi debitur UMKM atau Non UMKM di Indonesia?

Main Article Content

Cliff Kohardinata
Luky Patricia Widianingsih

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh bukti secara empiris mengenai prioritas platform P2P dalam menyalurkan pinjamannya, apakah memprioritaskan UMKM atau telah didominasi oleh non-UMKM. Penelitian ini dibagi menjadi beberapa tahap, yaitu: (1) Uji two-sample Pinjaman P2P untuk UMKM dan non-UMKM untuk keseluruhan;(2) Uji two-sample t Pinjaman P2P untuk UMKM dan non-UMKM untuk perseorangan; (3) Uji Uji two-sample t Pinjaman P2P untuk UMKM dan non-UMKM untuk badan. Data penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah data pinjaman P2P untuk UMKM dan Non UMKM secara keseluruha, perseorangan, dan badan dari bulan Jan 2022 hingga Des 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa:(1) Terdapat perbedaan mean yang bermakna untuk pinjaman P2P UMKM dengan non-UMKM yang didominasi oleh non-UMKM; (2) Terdapat perbedaan mean yang bermakna untuk pinjaman P2P perseorangan UMKM dengan non-UMKM yang lebih memprioritaskan non-UMKM; (3) Terdapat perbedaan mean yang bermakna untuk pinjaman P2P bagi UMKM dan non-UMKM untuk badan dengan lebih memprioritaskan pinjaman P2P untuk UMKM.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Kohardinata, C., & Widianingsih, L. P. (2024). Apakah Pinjaman P2P lebih berkontribusi bagi debitur UMKM atau Non UMKM di Indonesia?. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(3), 432–437. https://doi.org/10.56799/ekoma.v3i3.3133
Section
Articles

References

Anagnostopoulos, I. (2018). Fintech and regtech: Impact on regulators and banks. Journal of Economics and Business, 100, 7–25. https://doi.org/10.1016/j.jeconbus.2018.07.003

Bollaert, H., Lopez-de-Silanes, F., & Schwienbacher, A. (2021). Fintech and access to finance. Journal of Corporate Finance, 68(December 2020), 101941. https://doi.org/10.1016/j.jcorpfin.2021.101941

Cassar, G., Ittner, C. D., & Cavalluzzo, K. S. (2015). Alternative information sources and information asymmetry reduction: Evidence from small business debt. Journal of Accounting and Economics, 59(2–3), 242–263. https://doi.org/10.1016/ j.jacceco.2014.08.003

Christensen, C. M., Raynor, M., & McDonald, R. (2015). What Is Disruptive Innovation ? Harvard Business Review, December.

Kohardinata, C., Soewarno, N., & Tjahjadi, B. (2020). Indonesian peer to peer lending (P2P) at entrant’s disruptive trajectory. Business: Theory and Practice, 21(1), 104–114. https://doi.org/10.3846/btp.2020.11171

Kohardinata, C., Suhardianto, N., & Tjahjadi, B. (2020). Peer-to-peer lending platform: From substitution to complementary for rural banks. Business: Theory and Practice, 21(2), 713–722. https://doi.org/10.3846/btp.2020.12606

Kohardinata, C., Widianingsih, L. P., Stanley, N., Junianto, Y., Ismawati, A. F., & Sari, E. T. (2024a). Collaborative enhancement of non-MSME credit and optimization of banking idle funds through P2P platforms. Uncertain Supply Chain Management, 12(1), 37–44. https://doi.org/10.5267/j.uscm.2023.10.019

Kohardinata, C., Widianingsih, L. P., Stanley, N., Junianto, Y., Ismawati, A. F., & Sari, E. T. (2024b). P2P lending and banking credit for MSMEs and Non-MSMEs post COVID-19 pandemic: Does it matter? Desision Science Letters, 13, 225–236. https://doi.org/10.5267/dsl.2023.9.004

Kolari, J., Berney, R., & Ou, C. (1996). Small Business Lending and Bank Profitability. The Journal of Entrepreneurial Finance, 5(1), 1–15.

Limanseto, H. (2023). Dorong UMKM Naik Kelas dan Go Export, Pemerintah Siapkan Ekosistem Pembiayaan yang Terintegrasi. https://ekon.go.id/publikasi/detail/5318/ dorong-umkm-naik-kelas-dan-go-export-pemerintah-siapkan-ekosistem-pembiayaan-yang-terintegrasi#:~:text=Jakarta%2C 24 Agustus 2023&text=Sektor UMKM memberikan kontribusi terhadap,97%25 dari total tenaga kerja.

Montgomery, N., Squires, G., & Syed, I. (2018). Disruptive potential of real estate crowdfunding in the real estate project finance industry A literature review. Property Management, 36(5), 597–619. https://doi.org/10.1108/PM-04-2018-0032

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Statistik Perbankan Indonesia Desember 2023.

Wu, M., & Hua, C. (2018). Effects of shadow banking on bank risks from the view of capital adequacy. International Review of Economics and Finance, 1–22. https://doi.org/10.1016/j.iref.2018.09.004