Bermain Peran sebagai Strategi Efektif dalam Mencegah Perilaku Bullying di Sekolah Dasar

Main Article Content

Syahril Shobirin
Fanny Septiany Rahayu
Liviana Safitri
Rahma Putri Octavianti

Abstract

Bullying di sekolah dasar dapat berdampak negatif pada perkembangan sosial dan emosional anak. Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan bermain peran, yang membantu siswa memahami bullying, membangun empati, dan meningkatkan keterampilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode bermain peran dalam mencegah bullying di SDN 1 Arjawinangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan siswa kelas IV dan V, guru, serta orang tua. Analisis dilakukan dengan metode analisis tematik untuk melihat perubahan pemahaman dan perilaku siswa setelah mengikuti kegiatan bermain peran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bermain peran membantu siswa mengenali bullying dan dampaknya, meningkatkan empati, serta mengurangi perilaku agresif di sekolah. Guru dan orang tua juga melihat perubahan positif dalam interaksi siswa, baik di sekolah maupun di rumah. Kesimpulan bermain peran adalah metode efektif untuk mencegah bullying dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mendukung. Diperlukan dukungan dari guru, orang tua, dan pihak sekolah agar metode ini dapat diterapkan secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Shobirin, S., Rahayu, F. S., Safitri, L., & Octavianti, R. P. (2025). Bermain Peran sebagai Strategi Efektif dalam Mencegah Perilaku Bullying di Sekolah Dasar. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(3), 3789–3796. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i3.10978
Section
Articles

References

Amin, G. (2020). Psikoedukasi mengenai dampak bullying dan cara meningkatkan self-esteem pada remaja. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 3(1). https://doi.org/10.24912/jbmi.v3i1.8058

Asip, M. (2023). Pentingnya alat permainan edukatif bagi anak.. https://doi.org/10.31219/osf.io/pbndj

Darmawan, A. (2024). Penyuluhan anti bullying terhadap siswa sekolah dasar negeri semambung nomor 507 kabupaten sidoarjo jawa timur. JURNAL SEMERU, 1(01), 75-80. https://doi.org/10.55499/semeru.v1i01.1113

Dhamayanti, M. (2021). Bullying: fenomena gunung es di dunia pendidikan. Sari Pediatri, 23(1), 67. https://doi.org/10.14238/sp23.1.2021.67-74

Habibuddin, H. (2023). Kultur sekolah dalam pencegahan bullying dan kekerasan di sekolah dasar. Jurnal Didika Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 393-413. https://doi.org/10.29408/didika.v9i2.24916

Harmiasih, S. (2023). Dampak bullying terhadap sosial emosional anak. Jiip - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 8703-8708. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i11.3142

Kusumawardani, L., Dewanti, B., Maitsani, N., Uliyah, Z., Dewantari, A., Laksono, A., … & Laila, N. (2020). Peningkatan pengetahuan pencegahan perilaku bullying melalui metode edukasi dan role play pada anak usia sekolah. Jurnal Ilmiah Keperawatan Stikes Hang Tuah Surabaya, 15(2), 162-171. https://doi.org/10.30643/jiksht.v15i2.73

Murtiningsih, I. (2021). Penyuluhan anti bullying peserta didik. Ijecs Indonesian Journal of Empowerment and Community Services, 2(1), 11. https://doi.org/10.32585/ijecs.v2i1.919

Nurfaniza, I. (2024). Fenomena korban bullying sekolah dasar negeri x di wilayah karang tengah. Ranah Research Journal of Multidisciplinary Research and Development, 6(4), 942-952. https://doi.org/10.38035/rrj.v6i4.900

Putri, L., Yetti, E., & Hartati, S. (2020). Pengaruh keterlibatan orangtua dan regulasi diri terhadap perilaku bullying anak usia dini. Jurnal Obsesi Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 715. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.438

Qamaria, R. and Astuti, F. (2020). Pelatihan anti bullying mampu meningkatkan pemahaman guru dalam mencegah perilaku bullying. Jurkam Jurnal Konseling Andi Matappa, 4(1). https://doi.org/10.31100/jurkam.v4i1.382

Rachmah, D., Zwagery, R., Widyawati, W., Munajat, R., & Noor, M. (2022). Penyuluhan ke orangtua mengenai dampak dan perilaku bullying pada anak usia dini. Plakat Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat, 4(1), 71. https://doi.org/10.30872/plakat.v4i1.6818

Sari, A. (2023). Hubungan antara regulasi emosi dan kontrol diri dengan perilaku bullying pada siswa kelas x sekolah menengah kejuruan di kabupaten lamongan. Jiip - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 8730-8736. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i11.2676

Triwardhani, I., Trigartanti, W., Rachmawati, I., & Putra, R. (2020). Strategi guru dalam membangun komunikasi dengan orang tua siswa di sekolah. Jurnal Kajian Komunikasi, 8(1), 99. https://doi.org/10.24198/jkk.v8i1.23620

Wati, A. (2021). Edukasi mengenai bullying pada remaja dengan media video animasi. Khidmah, 3(2), 349-356. https://doi.org/10.52523/khidmah.v3i2.357

Yani, S. (2023). Dampak bullying terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Citra Pendidikan, 3(3), 1178-1185. https://doi.org/10.38048/jcp.v3i3.2054