Implementasi Kebijakan Pengelolaan APBD: Studi Kasus Program Revitalisasi Masjid Ats’Tsaurah Kota Serang

Main Article Content

Nazila Zalianti
Laeli Nur Khanifah
Lily Farida Rahman
Indah Amelia Putri
Silfiya Silfiya
Syafaatunnisa Syafaatunnisa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Revitalisasi Masjid Agung Ats-Tsauroh Kota Serang serta proses penganggarannya melalui perspektif political budgeting. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan instrumental case study. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model implementasi kebijakan George C. Edward III dan Political Budgeting Aaron Wildavsk yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program berjalan cukup baik, didukung oleh komunikasi yang efektif, ketersediaan sumber daya, komitmen pelaksana, dan struktur birokrasi yang jelas. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan keterlibatan pengelola masjid dalam perencanaan, akses informasi yang belum optimal, serta tantangan pengelolaan pascarevitalisasi. Dari perspektif political budgeting, alokasi anggaran tidak hanya didasarkan pada pertimbangan teknis, tetapi juga dipengaruhi prioritas politik pemerintah daerah. Program ini berdampak positif terhadap kualitas sarana ibadah, fungsi sosial-keagamaan, aktivitas ekonomi masyarakat, dan penguatan identitas religius Kota Serang. Penelitian menegaskan pentingnya penguatan tata kelola pascarevitalisasi untuk menjamin keberlanjutan manfaat pembangunan.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Nazila Zalianti, Laeli Nur Khanifah, Lily Farida Rahman, Indah Amelia Putri, Silfiya, S., & Syafaatunnisa, S. (2026). Implementasi Kebijakan Pengelolaan APBD: Studi Kasus Program Revitalisasi Masjid Ats’Tsaurah Kota Serang. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(6), 156–179. https://doi.org/10.56799/j-ceki.v5i6.18819
Section
Articles